Blog

0 39

PERUSAHAAN “GKE” SURABAYA AKAN DIPOLISIKAN LIRA

Jakarta  – Organisasi LSM LIRA menemukan dugaan praktek Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) dalam pengadaan Incenerator dan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) di sejumlah Puskesman maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di berbagai Kabupaten, Kota dan Propinsi di seluruh Indonesia yang merugikan negara milyaran rupiah. Salah satu perusahaan supplier Incenerator dan IPAL, CV. GKE Surabaya diduga terlibat praktek penggelembungan harga (Mark Up) tersebut diberbagai Puskesmas dan RSUD

“Setelah melakukan investigasi dan pemantauan lapangan pada beberapa Rumah Sakit dan puskesmas-puskesmas di daerah kabupaten maupun kota, kami menemukan dugaan KKN dengan cara menggelembungkan harga pengadaan incinerator dan IPAL di sejumlah puskesmas, maupun Rumah sakit umum daerah (RSUD) di berbagai Kabupaten, Kota dan Propinsi di Indonesia yang terorganisasi dengan rapi,” tegas Presiden LIRA, HM. Jusuf Rizal kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Sebagaimana Permen No.10 Tahun 2014 tentang pengolahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Permen Meneg LH No. 18 Tahun 2009 tentang Perizinan dan Instruksi Meneg LH No.1 Tahun 2013 tentang persyaratan dan Kewajiban Pengolahan limbah B3, seluruh Puskesman dan Rumah Sakit Umum diharuskan memiliki peralatan pengolahan limbah berupa alat Incinerator dan IPAL. Bilamana Puskesmas dan Rumah Sakit Umum tidak mematuhi aturan tersebut dapat dikenakan sanksi hingga tuntutan hukum.

Mengingat pengadaan ini jarang menjadi perhatian, karena itu seperti CV. GKE Surabaya diduga melakukan praktek KKN dengan melakukan praktek persekongkolan dalam proses pengadaan alat Incenerator dan IPAL yang dapat merugikan negara puluhan milya rupiah. Berdasarkan hasil investgasi Biro Intelijen dan Investigasi Lira (BIIL) modus operandinya dilakukan melalui pengubahan spec, material atau melalui penggelembungan harga.

Praktek KKN pengadaan incenerator dan IPAL ini harus menjadi perhatian pemerintah, karena adanya penggelembungan harga (mark up) harga bisa mencapai 40%-80% dari harga yang semestinya. Misalnya, CV.GKE  pada pengadaan IPAL di RSUD Prambanan Kabupaten Sleman dengan Kapasitas 100 bed dapat dilaksanakan dengan Harga kontrak senilai Rp. 890.162.000,-. dari Pagu Rp.1.499.550.000,-  Sedangkan untuk IPAL di RSUD Panembahan Senopati Kabupaten Bantul dengan kapasitas yang sama dilaksanakan dengan Nilai Kontrak sebesar +/- Rp. 1.530.000.000,– dari pagu Rp.1.546.929.000,- dengan menggunakan Spesifikasi material Fiber dan system pengolahan yang sama dan sama-sama dari supplier CV.GKE

“Ini menunjukkan adanya indikasi Penggelembungan Harga atau MarkUp sebesar Rp. 639.838.000,- pada pengadaan IPAL di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Karena seharusnya dapat dikerjakan dengan nilai Rp. 890.000.000,- saja. Dengan adanya temuan ini, DPP LIRA akan menugaskan kepada pengurus LIRA disetiap daerah untuk bergerak membongkar kasus ini dan melaporkannya ke Tipikor Polda Propinsi atau Kejaksaan setempat agar ditindaklanjuti,”  tegas Jusuf Rizal yang juga Ketua Umum Asosiasi Media Online Indonesia (AMOI)

Selain melakukan investigasi pada proses tender, LIRA juga melakukan perbandingan harga produk-produk IPAL. Praktek KKN dan penggelembungan harga makin mencengangkan. Bayangkan harga untuk spesifikasi alat IPAL yang sejenis yakni menggunakan bahan Fiber untuk Tangki pengolahan di pasaran hanya sekitar Rp. 10.000.000 s/d Rp. 400.000.000,-. Sedang untuk Kapasitas 100 org atau 20 m3 hanya sekitar Rp. 121.000.000,- untuk Merk Smiley http://smileyfiber.net/product-category/tangki-ipal/ dan Merk Bioseven di http://www.bioseven.net/bfhc.html . Tapi untuk kapasitas yang sama di RSUD Panembahan Senopati diadakan dengan Nilai Kontrak sebesar +/- Rp. 1.800.000.000,-

Mengingat praktek KKN ini sudah menjadi mafia yang dilakukan supplier seperti CV. GKE Surabaya, maka DPP LIRA akan membentuk Satgas untuk melakukan investigasi di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit Umum bekerjasama dengan Pihak Kepolisian dan Kejaksaan. Praktek KKN ini diduga melibatkan oknum-oknum tertentu di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum, apalagi dalam pelaksanaan kerja banyak peralatan Incenerator dan IPAL yang tidak berfungsi dengan baik serta tidak memenuhi standarisasi yang benar.

Jakarta — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) dan Ormas Rumah Pergerakan Rakyat PARSINDO (Perisai Swara Rakyat Indonesia) usulkan mantan Presiden RI ke-2 HM. Soeharto sebagai Pahlawan Nasional karena dinilai memiliki prestasi besar selama memimpin Orde Baru dengan berbagai pembangunan yang dirasakan rakyat.

“Melihat HM. Soeharto memiliki jasa-jasa besar dalam mendorong pembangunan untuk itu selayaknyalah negara memberikan penghargaan sebagai pahlawan nasional,” tegas Presiden LIRA, HM. Jusuf Rizal kepada wartawan terkait dengan usulan LIRA dan PARSINDO yang mengusulkan HM. Soeharto sebagai Pahlawan Nasional di Jakarta, kemarin.

Lebih jauh menurut Jusuf Rizal, pengusulan pahlawan nasional untuk HM. Soeharto akan disiapkan Lira dan Parsindo sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial RI. Untuk itu Lira dan Parsindo akan mengumpulkan dukungan melalui jaringan yang dimiliki, baik di Pusat maupun ke berbagai daerah.

Ketika ditanya kemungkinan Lira dan Parsindo akan memperoleh tantangan dari kelompok anti HM.Soeharto, menurut pria berdarah Madura-Batak itu pihaknya tidak merisaukannya. Dalam era demokrasi pro dan kontra itu biasa karena HM. Soeharto bukan malaikat yang sempurna. Tidak ada manusia yang sempurna.

“Guna memperoleh dukungan kami akan sampaikan fakta-fakta keberhasilan HM. Soeharto selama memimpin Orde Baru. Dibawah kepemimpinan beliau swasembada pangan tercapai, pembangunan dimana-mana, aman, damai dan kebutuhan sandang, pangan dan papan terjangkau. Masyarakat pasti dapat merasakan Orde Baru dan Orde Reformasi,” tegasnya.

0 16
Anggota DPR RI Fraksi PKB

Jakarta – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPR RI melalui juru bicaranya, Syaikhul Islam Ali yang juga anggota DPR RI asal Sidoarjo mendesak Pemerintah untuk segera menuntaskan pembayaran dana talangan korban Lapindo. Dana talangan korban Lapindo telah berkali-kali dijanjikan akan cair, namun belum juga terealisasi.
“Fraksi PKB di DPR RI dengan tegas mendesak agar dana talangan segera dicairkan. Sudah terlalu lama korban lumpur Lapindo menanti. Tapi cuma janji-janji saja yang mereka dapatkan,” tegas Wakil Bendahara Umum DPP PKB itu, di kompleks DPR RI, Jakarta Kamis (28/5).
Padahal, terang Syaikhul, dana talangan korban Lapindo telah disepakati oleh DPR dan Pemerintah dalam APBN-P 2015 pada Febuari lalu. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat selaku leading sector pembayaran dana talangan telah berulang kali menjanjikan pembayaran. Terakhir, Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) menjanjikan 26 Juni 2015 ini akan dibayarkan.
“Pak Menteri PUPR janji lagi bahwa 26 Juni 2015 ini katanya akan dibayarkan. Itu pernyataan beliau yang saya kutip di media. Saya sendiri sudah berkirim surat resmi ke Menteri PUPR 12 Mei lalu menanyakan pembayaran dana talangan, tapi tidak ada balasan dan penjelasan sampai detik ini,” ujar legislator asal Jatim I itu.
Dia pun meminta agar Menteri PUPR selaku Ketua Dewan Pengarah BPLS untuk menepati janjinya 26 Juni 2015 harus dibayarkan.
“Saya minta 26 Juni 2015 ini janji terakhir pak Menteri PUPR untuk menuntaskan pembayaran. Jika tidak, lebih baik mundur saja! Yang antri banyak kok,” tandasnya. (Ron)

0 24

Surabaya — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LIRA (Lumbung Informasi Rakyat)  akan melaporkan Tabloid Hitam Putih beserta Pemrednya Yulianto dan oknum anggota DPW LIRA Jatim yang melakukan pemerasan menggunakan data Lira. Diduga mereka melakukan persekongkolan dan sindikat memanfaatkan media untuk memeras para pengusaha di bidang kesehatan.

“Karena ini merupakan tindakan melanggar hukum dan juga merusak citra serta wibawa organisasi Lira. Untuk itu DPW Lira Jatim mengambil langkah hukum agar dapat memberi efek jera,” tegas Presiden LIRA, HM. Jusuf Rizal didampingi  Gubernur Lira Jatim, Irham Maulidi di Surabaya, kemarin

Secara kronologis menurut Jusuf Rizal kejadian tersebut bermula ketika salah satu pengusaha anggota HIPLINDO (Himpunan Pengusaha Lira Indonesia) mengadukan masalah yang dihadapi terkait pekerjaan proyeknya di Jawa Timur dan sekaligus melakukan klarifikasi tentang adanya pemberitaan yang menyebutkan data dari Lira.

Atas laporan tersebut DPP LIRA melakukan koordinasi dengan DPW LIRA. Setelah mengumpulkan bukti-bukti kuat dugaan mengandung unsur pemerasan dan ancaman, menggunakan data LIRA untuk menakut-nakuti yang ujungnya minta uang.

Pihak pengusaha telah berusaha mengklarifikasi atas pemberitaan tersebut, namun Pimpinan Redaksi Tabloid Hitam Putih, Yulianto beserta oknum pengurus DPW LIRA JATIM justru menakut2i akan dikaporkan kepenegak hukum.

Tak ingin masalah jadi melebar meski yang dituduhkan sumir,  pengusaha anggota HIPLINDO kemudian melakukan upaya musyawarah. Kemudian memberikan bantuan sejumlah dana diawali Ro. 5 juta. Dengan komitmen beritanya tidak dimuat di Tabloid Hitam Putih.

Namun yang terjadi sebaliknya. Berita malah diturunkan tanpa ada klarifikasi atas pemberitaan tersebut. Kemudian untuk penerbitan berikutnya, kembali Tabloid Hitam Putih melakukan teror dan ancaman. Lagi-lagi minta uang. Pihak pengusaha kemudian berikan lagi bantuan Rp. 35 juta.

“Tapi karena keenakan bukannya memenuhi komitmen malah terus melakukan teror dan pemerasan dengan menggunakan data yang disebut dari LIRA. Atas kejadian tersebut DPW LIRA JATIM sudah berusaha memediasi, namun pihak Tabloid Hitam Putih tidak memiliki itikad baik sehingga DPW LIRA JATIM membawa masalah ini kepenegak hukum,” tegas pria yang juga memiliki penerbitan Koran Kabinet itu.

Lebih lanjut menurut Jusuf Rizal yang juga Ketua Umum AMOI (Asosiasi Media Online Indonesia) itu, diduga praktek pemerasan tersebut terkait dengan persaingan bisnis. Ada keterkaitan perusahaan kompetitor menggunakan Tabloid Hitam Putih untuk menghabisi perusahaan anggota HIPLINDO.

Dikatakan DPP LIRA sudah memiliki bukti otentik terjadinya pemerasan. Sebagai bahan pelaporan sudah memenuhi unsur-unsur Pidana yang dapat dijerat Pencemaran  368 KUHP dan Pemerasan 310 KUHP dengan ancaman hukuman 4 (empat) tahun.

Jakarta — Berdasarkan masukan Intelijen Rakyat Anti Narkoba (IRAN) hampir semua Penjara terindikasi adanya penyalahgunaan penggunaan Narkoba. Penjara yang seharusnya steril dari Narkoba malah menjadi tempat produksi aman bagi jaringan dan mafia Narkoba. Untuk itu LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo agar Kepala Penjara (Lembaga Pemasyarakatan) dikenakan Hukuman Mati sama dengan hukuman bagi para bandar dan pengedar Narkoba bila ditemukan adanya peredaran Narkoba disetiap Penjara.

“Selama ini belum ada tindakan tegas bagi Kalapas bila ditemukan adanya peredaran Narkoba yang dilakukan mafia Narkoba dari Kalapas. Karena tidak ada sangsi tegas, maka Kalapas bisa “bermain mata” dengan mudah dan lepas tangan bila terbongkar. Hal ini tidak boleh terjadi lagi, karena seorang Kalapas pasti tahu setiap gerak gerik narapidana di tempat dia bertugas. Jadi Hukum Mati Kalapas bila melakukan pembiaran,” tegas Presiden LIRA, HM. Jusuf Rizal di Jakarta, kemarin.

Dikatakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) seharusnya menjadi tempat untuk memperbaiki mental para penghuninya agar dikemudian hari bisa memiliki mental yang lebih baik. Dapat kembali kemasyarakat sebagai orang yang baik setelah melalui pembinaan. Tapi yang terjadi banyak mafia dan bandar Narkoba justru menjadikan Lapas buat melakukan aktivitas perdagangan Narkoba dengan aman. Memiliki omset milyaran rupiah.

Guna mengatasi hal tersebut, lanjut Jusuf Rizal yang juga Ketum Ormas Rumah Pergerakan Rakyat PARSINDO (Perisai Swara Rakyat Indonesia) pengusung Tommy Soeharto Capres 2019, diperlukan tindakan tegas dari Presiden Joko Widodo kepada setiap Kalapas yang lalai menjalankan tugasnya dengan Hukuman Mati. Berikutnya perlu dipisahkan Penjara yang terlibat Narkoba dengan kriminal umum. Kemudian perlu dipasang perangkat pemblok sinyal HP disetiap Lapas-Lapas guna mengunci komunikasi yang tidak diperlukan.

Dari investigasi yang dilakukan oleh LANA (Lira Anti Narkoba dan Aids) penggunaan dan peredaran Narkoba di Lapas-Lapas mayoritas diketahui oleh petugas namun dlakukan pembiaran karena faktor adanya sogokan uang. Karena sekarang ini sudah Darurat Narkoba untuk itu diharapkan pihak Kepolisian dan BNN lebih agresif melakukan operasi. LIRA beserta jaringan diberbagai daerah akan bersinergi dengan Polisi dan BNN berantas peradaran Narkoba.

Jakarta — Saat ini, Indonesia dinilai telah menjadi pasar Narkoba yang potensial. Indonesia telah dikepung peredaran Narkoba dari Sabang sampai Merauke. Indonesia sudah Darurat Narkoba. Untuk itu LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) akan bekerjasama dan mendukung Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memerangi peredaran Narkoba diberbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Dari laporan pengurus LIRA diberbagai daerah, tingkat penyalahgunaan dan peredaran Narkoba sudah sangat menghawatirkan. Jika tidak segera dilakukan langkah-langkah strategis dalam penanggulangan penyalahgunaan Narkoba, akan dapat merusak ketahanan bangsa serta generasi muda. Peredaran Narkoba sudah lampu merah,” tegas Presiden LIRA, HM. Jusuf Rizal kepada awak media terkait dengan maraknya tindak peredaran Narkoba di Jakarta, kemarin.

Menurut Jusuf Rizal untuk menanggulangi penyalahgunaan Narkoba, LIRA telah membentuk LANA (Lira Anti Narkoba dan Aids) guna mendukung serta membantu Polisi dan BNN dilapangan. Peredaran Narkoba ini merupakan tindak kejahatan yang terorganisir dan melibatkan mafia, termasuk di dalamnya oknum-oknum penegak hukum. Karena itu, Polisi dan BNN tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan kerjasama dengan Civil Society atau LSM.

“Pengurus LIRA di daerah sudah banyak yang melakukan kerjasama dengan Kepolisian maupun BNN. Namun dengan maraknya peredaran Narkoba makin dirasa perlu meningkatkan kerjasama untuk pemberantasan Narkoba mulai dari bawah hingga pusat. Selain itu LIRA juga bekerjasama dengan Departemen Sosial untuk Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba,” tambah pria yang giat membuat program aksi untuk penanggulangan dan penyalahgunaan Narkoba melalui olahraga sepakbola itu.

Intelijen Rakyat Anti Narkoba (IRAN) juga sangat dibutuhkan, sebab kendala kerja LSM dilapangan adalah minimnya perlindungan dan dukungan terhadap penggiat anti Narkoba ketika menghadapi sindikat pengedar Narkoba. Banyak anggota LIRA di daerah ketika membongkar peredaran Narkoba diancam dibunuh. Bahkan ada yang di kriminalisasi hingga masuk bui karena terlalu maju menyampaikan informasi. Diharapkan kerjasama dengan Kepolisian dan BNN akan menjadi kekuatan baru dalam menanggulangi peredaran Narkoba.

Jakarta — Ormas Rumah Pergerakan Rakyat PARSINDO (Perisai Swara Rakyat Indonesia) dan LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) akan melaporkan Mantan Duta Besar Indonesia di Amerika Serikat, Dinopati Djalal atas pelecehan dan penghinaan kepada negara, karena telah mengibarkan bendera Merah Putih salah didepan tamu asing serta dan para pemimpin bangsa. Tindakan yang telah diliput media dalam dan luar negeri tersebut memberi dampak yang tidak baik bagi masyarakat Indonesia.

“Sebagai anak bangsa, kami tidak dapat mentolelir tindakan yang dilakukan oleh Dinopati sebab beliau bukan orang yang tidak berpendidikan. Bahkan beliau mantan Duta Besar. Yang membuat kita prihatin pengibaran bendera yang salah justru dilakukan didepan Mantan Presiden RI, para tokoh dan tamu,” tegas Ketua Umum Parsindo, HM. Jusuf Rizal ketika dimintai tanggapannya oleh awak media di Jakarta.

Sebagaimana diberitakan di program acara supermentor keenam di Djakarta Theatre XXI, Jakarta yang digagas mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dinopati Djalal menghadirkan menghadirkan empat mantan pemimpin bangsa. Mereka adalah Wakil Presiden keenam (1993-1998) Try Sutrisno, Presiden ketiga (1998-1999) BJ Habibie, Presiden keenam (2004-2014) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden pertama Timor Leste (2002-2007) Xanana Gusmao sebagai pembicara.

Ribuan warga dari berbagai latar belakang juga hadir. Ketua DPD Irman Gusman dan Ketua MPR Zulkifli Hasan pun hadir. Sejumlah kader Partai Demokrat ikut hadir, diantaranya Nurhayati Ali Assegaf, Roy Suryo, Didik Mukriyanto, Hinca Panjaitan, dan Syarief Hasan.
Namun saat lagu Indonesia Raya dinyanyikan oleh artis Krisdayanti bendera Indonesia dikibarkan di layar lebar menampilkan gambar Garuda dengan latar bendera Indonesia terbalik. Bukan Merah Putih, tapi Putih Merah.   http://nasional.sindonews.com/read/1002110/12/wow-merah-putih-terbalik-di-acara-eks-dubes-indonesia-untuk-as-1431872637

“Ini pelecehan dan penghinaan kepada negara. Bagaimana mungkin untuk kegiatan acara yang diliput media dalam dan luar negeri serta berkelas Internasional itu bisa salah. Untuk itu Dinopai harus bertanggung jawab. PARSINDO dan LIRA akan laporkan kepada penegak hukum. Selain itu Dinopati diminta harus meminta maaf pada masyarakat Indonesia melalui media cetak,” tegas mantan Direktur Blora Center tim relawan SBY-JK tersebut.

0 56

Pekanbaru — Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) beserta elemen serikat pekerja lain ancam akan melakukan mogok nasional di Seluruh Pelabuhan di Indonesia bila tuntutan agar Peraturan Menteri Perhubungan No. 60/14 ditevisi dan mencabut Permen 53/15 yang meliberalisasi pengelolaan Serikat Pekerja di Pelabuhan.

“Beberapa kali Koperasi Pengelola Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) pelabuhan sudah melayangkan protes kepada Menteri Perhubungan namun tidak digubris. Bukannya Para menteri Jokowi-JK membela kaum pekerja dan buruh, justru mempersulit, karena itu FSPTI bergerak,” tegas Ketua Umum FSPTI, HM. Jusuf Rizal kepada wartawan di sela-sela Konferda KSPSI Riau di Pekanbaru, kemarin.

Lebih lanjut menurut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indobesia (KSPSI) itu, Peraturan Menteri Perhubungan No.60 dan 53 tersebut selain melanggar UU Koperasi Nomor 25 tahun 1992 Pasal 63 ayat (1) b juga  berpotensi menimbulkan konflik horisontal diantara para pekerja maupun perusahaan swasta dan yayasan.

Keberadaan perusahaan swasta mengelola para pekerja Pelabuhan sudah pernah gagal. Begitupun dengan yayasan. Kedua organisasi ini hanya mementingkan dan memperkaya oknum2 pengelola, sementara para pekerja hanya jadi sapi perah.  Karena itu kemudian dibentuk Koperasi.

Selama 30 tahun pengelolaan lewat koperasi tidak masalah. Untuk itu juga penerintah telah menandatangani perjanjian tiga Dirjen yaitu Departemen Koperasi, Tenaga Kerja dan Departemen Perhubungan. Yang mengatur keberadaan Koperasi TKBM dipelabuhan.

“Jika pemerintah memaksakan jehendaknya, buta dan tuli, maka kami kaum buruh akan mogok nasional,” tegas pria yang juga sebagai Presiden LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu. Ia juga menambahkan Serikat Buruh juga harus siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)

Ketiga ditanya dampak mogok nasional ini secara ekonomi, menurut Jusuf Rizal tentu akan membawa dampak, tidak hanya secara ekonomi dalam negeri, dimana arus keluar masuk barang akan terhambat. Jika pelabuhan di Indonesia macet, tentu akan berpengaruh ke pelabuhan negara tetangga bahkan ke Pelabuhan Internasional. Dan itu bisa membuat citra pemerintahan Jokowi-JK tidak baik.

0 103
Sumber foto : Istimewa Tommy Soeharto

Penangkapan penyidik KPK Novel Baswedan oleh Polri menuai banyak kecaman. Penangkapan itu dinilai sebagai upaya pelemahan terhadap KPK karena kasus yang dituduhkan terhadap Novel sudah terjadi 2004 silam.

Banyak yang mengemukakan kekecewaan kepada polisi saat ini. Salah satunya adalah Hutomo Mandala Putra. Ia mengungkapkan bahwa polisi saat ini sulit untuk dipercaya.

Mesti bernada gurau, namun apa yang disampaikannya menuai tanggapan di dunia sosial media, twitter.

“Hanya polisi tidur yang bisa dipercaya saat ini,” tulis Tommy, dalam akun twitternya, beberapa saat lalu.

Namun Tommy tidak mengemukakan alasan kenapa di balik cuitannya tersebut. Meski demikian, banyak yang menanggapi tweet tersebut.

“Betul mas gak bisa di percaya,saat ini yg tepat jadi polisi bagi diri sendiri,” tulis Yandi Satria CH.

“Satu lagi patung polisi juga mas!” tulis akun lainnya.

Namun ada pula yang tidak setuju dengan pandangan Tommy. Salah satunya yang ditulis akun @bosbenkkel. Ia menulis, “Jangan begitu bos. Polisi sekarang lebih baik dari jaman Orba. Nggak percaya? pergi ke Aceh sana.. tanya warga,” ujarnya.

Diketahui, Novel Baswedan ditangkap oleh Polri pada Jumat (2/5/2015). Diduga kuat, penangkapan tersebut karena adanya motif balas dendam yang dilakukan Polri terhadap KPK. Hubungan KPK-Polri masih tetap panas, terlebih usai penetapan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka beberapa waktu lalu yang menjadikannya gagal dilantik sebagai Kapolri

0 107

Jakarta – Jelang tahlilan 40 hari meninggalnya comedian Olga Syahputra, warga sekitar geger. Pasalnya, beberapa peziarah dikejutkan oleh cahaya yang keluar dari makam Olga saat mereka berfoto.

Menurut praktisi supranatural Mbah Mijan, cahaya yang keluar dari makam Olga itu pertanda baik.

“Bisa diambil dari sisi ilmiah namun juga bisa dari sisi kejawen. Kalau dari sisi ilmiah karena pengaruh zat fosfor bumi,” ujar Mbah Mijan saat dihubungi Rabu (29/4).

Dari ilmu Kejawen atau yang tak kasat mata, ada dua fenomena tentang kuburan bercahaya.

“Jika cahayanya cuma sekali, itu pertanda bahwa qorin (pendamping/ kembaran kita) sudah menyatu dengan roh idhofi (roh pokok),” terang Mbah Mijan.

Paranormal yang sempat meramal kepergian Olga Syahputra ini mengatakan, sebelum 40 hari roh orang meninggal itu masih mengitari rumah. “Dalam kepercayaan Jawa, hal itu masih sangat diyakini,” jawabnya.

Fenomena kedua yaitu jika makam mengeluarkan cahaya berulang-ulang. “Itu pertanda karena banyaknya orang yang mendoakan almarhum. Bisa jadi karena kebaikannya semasa hidup,” sambung paranormal yang membuka praktek di Apartemen Modern Land, Cikokol Tangerang ini.

Kuburan Olga yang bercahaya, juga merupakan sebuah berkah. “Tuhan memberikan berkahnya tanpa memandang siapa umatnya. Bila berkehendak, bisa ke siapa saja,” urainya.

Pria yang kerap diminta pejabat untuk mengusir roh halus di kediamannya ini menyebut, kendati Olga telah tiada, namun berkahnya sampai sekarang masih dirasakan orang lain.

“Misalnya pada pedagang yang menjual buku Yasin bergambar dirinya,” pungkas Mbah Mijan.

(Syah)

0 77
Moch. Efendi, SH Ketua Umum AMOI

Surabaya (liranews), Berkembangnya media online dan sudah menjadi kebutuhan bagi perusahaan, lembaga dan perorangan untuk memberitakan setiap kegiatannya menjadikan Aliansi Media Online dan Telekomunikasi Indonesia (AMOI) untuk mendirikan layanan Public Relation yang berbentuk virtual office.

“Banyaknya perusahaan atau lembaga yang mengirim realise ke redaksi kami, menjadikan pemikiran baru untuk mendirikan kantor public relation, hal ini akan kami tawarkan ke perusahaan-perusahaan, sehingga nantinya perusahaan untuk menjadi mitra AMOI” pungkas Moch. Efendi, SH Ketua AMOI.

Menurut, Efendi, jika konsep ini ditawarkan, maka perusahaan akan jauh lebih hemat dan efisien, kemudian, penyebaran berita yang tepat sasaran ke beberapa media official yang tergabung dalam AMOI di 34 propinsi di Indonesia serta 50 media online lebih.

Dikatakan dia, saat ini pihaknya telah memiliki sejumlah tenaga berpengalaman dibidangnya, yang mengedepankan  akurasi dalam pemberitaan.

Ditambahkan Effendi, layanan Public relation ini berbadan hukum dibawah  PT Media Indonesia Persada dan PT Media Berita Lima. Untuk itu, dengan melihat potensi pasar bisnis informasi ini, dirinya siap jika adanya permintaan. (ds)

0 86

Kepulauan Nias – Pemerintah Kabupaten Nias, Mendatangkan Investor Vpower Group Holdings Limited Yaitu PT.ISIS MEGAH-V POWER Hongkong. Penyambutan dilakukan oleh Bupati Nias, ketua DPRD kabupaten Nias, dan seluruh stakholder di ruang ovall lantai 3 kantor Bupati, Rabu (29/04)

Para Investor yang didatangkan tersebut yaitu MR.Mark leslie dari Singapura, MR. Jack Cheung, sertaDirektur PT.ISIS MEGAH-V POWER HONGKONG Manon Manugra yang langsung melakukan MOU dengan Bupati Nias.

Bupati Nias Drs. Sokhi’atulo laoli, MM, dalam sambutanya, memaparkan sekilas gambaran wilayah Kabupaten Nias. Dia juga mengatakan bahwa Potensi sumber daya alam yang dimiliki sangat besar terutama di sektor perkebunan, perikanan, dan pariwisata. Ucapnya, menjelaskan.

Dikatakan dia,  Salah satu faktor penghambat investasi di Kepulauan Nias selama ini adalah keterbatasan energi listrik dari rasio elektrifikasi baru mencapai 50 % yang berarti masih 50 % lagi masyarakat di Kepulauan Nias belum menikmati listrik.

Karena itu,Kata dia, investasi pada bidang energi sangat dibutuhkan dan cukup prospektif di daerah ini. Berdasarkan analis kebutuhan energi listrik khususnya di wilayah kabupaten Nias tahun 2034 mencapai 60.809 KVA. Kata Bupati, yang turut didukung Ketua DPRD Kabupaten Nias, Yaredi Laoli, S.Pd.

Direktur PT.ISIS MEGAH-V POWER HONGKONG Manon Manugra kepada deliknews.com, Rabu (29/4) mengatakan tetap bekerja sama dengan pihak PLN dengan alasan Kabupaten Nias masih belum bisa langsung mengelola sendiri Pembangkit Listrik tenaga Gas ini karena bukan daerah Industri, berbeda dengan daerah-daerah industri lainya seperti Batam. Ujar Manon Manugra.

(Trozid Harefa)

0 77

Kotamobagu – Walikota Kotamobagu, Rabu (29/4) menghadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) dalam rangka Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2016.

Kegiatan Musrenbangnas yang dilaksanakan di Hotel Bidakara – Jakarta tersebut, dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, Para Menteri, Gubernur dan Bupati/Walikota se-Indonesia.

Menurut Walikota Kotamobagu, pada tahun 2016 nanti, Pemerintah Kota Kotamobagu akan tetap fokus pada pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya, yang berhubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Pastinya semua bidang yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat akan menjadi skala prioritas dalam pelaksnaan pembangunan di tahun 2016 nanti,” ujar Walikota.

(*/Zul)

0 71

Pamekasan –  Masyarakat Ekonemi Asean (MEA) adalah era yang kini menjadi perhatian banyak kalangan diharapkan menjadi momen bagi pemuda dan mahasiswa Pamekasan untuk meningkatkan kapasitas dirinya.

Harapan ini diungkapkan direktur CSO Madura Foundation, Munhari Bariel disela-sela acara FGD yang diadakan oleh organisasinya tersebut.

Munhari juga berharap, Pemuda dan aktivis mahasiswa di Kabupaten berslogan Gerbang Salam itu, harus mempersiapkan diri dalam menghadapi MEA yang dikenal dengan pasar bebas itu.

“Jauh-jauh hari, Madura Foundation bersama beberapa NGO dan CSO di madura mengagas itu, agar kita tidak jadi penonton, apalgi jadi korban dari pasar global tersebut” terang Munhari kepada wartawan, Jumat (24/4) malam.

Tujuan acara diadakan, Munhari menjelaskan, Madura Foundation ingin mengajak semua kalangan untuk dapat memperhatikan tantangan yang akan dihadapi ke depan.

“Berawal dari keprihatinan tentang arah gerakan mahasiswa yang mulai tidak tearah, kita mencoba mencari format ideal utk gerakan mahasiswa yang sesuai dengan tuntutan kekinian, sesuai sengan tuntutan zaman, yang up to date, sebagai contoh, kita ingin mahasiswa atau pemuda tidak hanya berperan aktif, tetapi lebih kreatif dalam bentuk nyata, sebagai contoh dalam menyambut era pasar bebas MEA 2015″ tegasnya (sy)

Sumber beritalima.com

0 70

JAKARTA – Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menyatakan kesiapannya sebagai calon Ketua Umum Demokrat periode 2015-2020. Wakil Ketua Majelis Tinggi Demokrat Marzuki Alie menilai kalimat yang diucapkan SBY tidak serta Presiden ke-6 RI itu ingin menjadi ketua umum.

“Saya yakin mayoritas kader sayang dengan SBY, tidak ingin membuat SBY menjadi terbebani, menjadi Dewan Syuro lebih terhormat,” kata Marzuki Alie melalui pesan singkat, Sabtu (25/4/2015).

Meskipun memberikan masukan kepada SBY, Marzuki mengatakan bukanlah musuh atau lawan dari suami Ani Yudhoyono itu. Ia membersilakan adanya survei kepada pengurus daerah mengenai posisi yang cocok dijabat SBY.

“Ini hanya bicara posisi terbaik untuk beliau, cobalah di-polling ke ketua DPC,” tutur Mantan Ketua DPR itu.

Sedangkan mengenai kesiapan Marzuki ikut bertarung di Kongres Demokrat di Surabaya, ia menjawab diplomatis. “Sekalj lagi saya sampaikan bahwa apapun keinginan kader pasti saya hormati, kalau memang keinginan kader demikian, saya juga hormati,” katanya.

Sebelumnya,‎ Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan siap untuk maju kembali sebagai ketua umum PartaiDemokrat periode 2015-2020. Pernyataan ini disampaikan SBY setelah menerima dukungan dari Ikatan Muda DemokratIndonesia (IMDI) di Jakarta, Jumat (24/4/2015).

“Kader di Tanah Air meminta saya memimpin kembali Partai Demokrat. Manakala itu betul-betul permintaan mayoritas kader, saya terima dan akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” kata SBY.
Hadir dalam kesempatan itu Ani Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono, serta sekitar 100 orang kader Demokrat lainnya.

SBY menjelaskan, sejak Demokrat berdiri hingga saat ini, dia selalu konsisten untuk memperjuangkan Demokrat hingga tumbuh menjadi partai besar seperti sekarang ini. “Saya tidak pernah absen pada saat itu sampai sekarang meski penuh romantika dan dinamika perjuangan,” ucap Presiden ke-6 RI ini.‎

0 79

BANDUNG – Pada peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA) di Gedung Merdeka Bandung, Jumat (24/4/2015), tercatat 9 pesawat mendarat di Lanud Husein Sastranegara Bandung. Dari jumlah tersebut 6 di antaranya merupakan pesawat pribadi.

Komandan Lanud Husein Sastranegara Bandung Kolonel Pnb Ardhi Tjahjoko mengatakan tepat pada hari pelaksanaan terdapat 9 pesawat yang membawa kepala negara dan para delegasi yang mendarat di Lanud Husein Sastranegara. Dari jumlah tersebut 6 adalah pesawat pribadi dan 3 pesawat Garuda Indonesia.

“Tadi malam (23/4/2015), sudah mendarat 5 kepala negara salah satunya PresidEn RI Joko Widodo yang menggunakan Pesawat Kepresidenan BBJ 001,” katanya.

Delegasi Malaysia datang pada malam yang sama dengan menggunakan Boeing 737-800 9M-NAA, Kuwait dengan pesawat 9K-AJE, Venezuela dengan pesawat Falcon N957 CP, dan Afrika dengan pesawat ZS-PVX.

Para kepala negara dan delegasi yang datang di bandara pada hari Jumat (24/4/2015) disambut oleh Kapolda Jabar, Pangdam III Siliwangi, Wakil Gubernur Jabar, dan beberapa Duta Besar Indonesia

0 83

JAKARTA, – Anggota Fraksi Partai Golkar, Siti Herdiati Haryadi atau yang akrab disebut Titiek Soeharto mengatakan, keluarga Cendana prihatin tas pecahnya Partai Golkar.

“Kami dari keluarga prihatin kok Golkar yang begitu besar, berkiprah begitu lama sekarang ribut dua kubu. Kami sebetulnya teman lama, saudara semua. Ini karena ada yang nunggangin saja, ada yang memanfaatkan konflik Golkar untuk kepentingan sendiri,” kata Titiek di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/4/2015).

Menurutnya, hal itu yang membuat Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) muncul. Untuk itu menurutnya, jalan keluar terbaik ialah digelarnya Musyawarah Nasional untuk pemilihan Ketua Umum Golkar, tahun ini juga.

“Yang terbaik ya munas lagi, kalau menurut Munas Riau, kita 2015 ada Munas. Daripada menunggu 2016, kalau 2015 ada Munas, dua-duanya (kubu Agung dan Ical) bisa maju,” katanya.

Sumber : TrimbunNews

0 89

Sukses menggelar pameran tunggalnya ‘Mengenang Kartini’ yang memajang 82 lukisannya di Gedung Utama Balai Pemuda, sosok perempuan multitalenta Nana Tommy Masdjedi akan ikut serta di CHAIRITY2015 di Singapura pada 30 April. Sebagai persiapan, dalam pameran tunggalnya yang digarap Sanggar Merah Putih 18-21 April lalu, Nana menyertakan sebuah kursi yang dilukisnya.
Kursi yang dilukis semacam itulah yang akan dipamerkan Nana di negeri seberang itu. ada empat kursi yang disertakan Nana di ajang yang dikertuai oleh Imis Iskandar, yang ayahnya meninggal karena kanker. “Saya satu-satunya pelukis perempuan dari Indonesia yang ikut di ajang amal itu,” kata nenek tiga cucu itu.
Lukisan di atas kursi itu menurut Nana adalah persembahannya untuk para penderita kanker. Sebagai pelukis Nana merasa hanya inilah yang dapat dilakukannya setelah setia melukis selama 6 tahun lalu. CHAIRITY2015 memang digelar untuk mencari dana bagi para penderita kanker. “Saya juga punya adik yang juga meninggal karena kanker jadi ini juga cara saya memberikan kenang-kenangan kepada siapa saja yang peduli kanker dan men intai seni,” kata istri dari dr Tommy Sunartomo SpAn KIC ini. (*)

0 73

Denpasar, Proyek revitalisasi Teluk Benoa di Bali diprediksi bisa memunculkan pusat pariwisata baru di Pulau Dewata. Karena revitalisasi menawarkan fasilitas lebih untuk wisatawan karena kondisi wisata di Bali saat ini yang mulai padat terutama Kuta dan Legian.

Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didien Junaedy, mengatakan, Dilihat dari gambar maketnya, revitalisasi Teluk Benoa sebagai destinasi wisata baru di Bali menawarkan fasilitas lebih yang bisa dinikmati wisatawan. Ada segmentasi market khusus bagi wisatawan yang ingin fasilitas lebih yang berbeda dari di Kuta, Legian, dan Nusa Dua. Kenikmatan untuk stay atau tinggal di situ lebih lama akan lebih menarik bagi para wisawatan,”katanya

Dengan adanya destinasi wisata di luar Kuta dan Legian, kata Didien apalagi memiliki akses dan fasilitas khusus, para wisatawan bisa berlama-lama untuk menikmati Bali. Terlebih, melihat dari maketnya, revitalisasi Teluk Benoa menawarkan fasilitas lebih bagi wisatawan yang tidak dijumpai di Kuta, Legian, ataupun Nusa Dua.

Ketua Gabungan Pengusaha Wisata Bahari Indonesia (Gahawisri) ini juga mengatakan, dengan bertambahnya masa kunjung wisatawan di Bali, maka akan meningkatkan perekonomian yang lebih besar lagi bagi masyarakat Bali.

Diketahui, fakta kondisi Teluk Benoa saat ini sangat memprihatinkan. Terjadi pendangkalan yang mengkhawatirkan terhadap kehidupan hutan mangrove akibat sedimentasi. Bahkan, sekarang iniTeluk Benoa dipenuhi sampah, baik sampah sisa pembangunan jalan tol, maupun sampah rumah tangga. Setiap hari tidak kurang sampah yang diangkut mencapai empat truk.

Kondisi ini mendorong pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden nomor 51 tahun 2014 yang membolehkan dilakukan revitalisasi di teluk Benoa yang luas keseluruhannya mencapai 3300 Ha terdiri hutan mangrove 1400 ha dan sisanya perairan yang telah alami sedimentasi.

Studi kelayakan bersama yang dilakukan IPB, ITB, UGM, ITS dan UNHAS menghasilkan kawasanTeluk Benoa dapat di revitalisasi. Menurut rencana dari luas keseluruhan 3300 Ha yang akan direvitalisasi 1400 Ha. Revitalisasi teluk

Benoa dilakukan setelah melakukan kajian lingkungan, sosial dan budaya.

Menurut Ketua Umum PWRI, Suriyanto, PD,SH mengatakan,Di Bali yang merupakan icon pariwisata. Dibangunnya kawasan terpadu, seperti fasilitas umum dan akomodasi pariwisata pada wilayah reklamasi bisa menumbuhkan perekonomian Bali, dan juga akan memberikan peluang lapangan kerja bagi masyarakat Bali yang sangat bergantung pada sektor pariwisata. 

Diperkirakan sekitar ratusan ribu lapangan kerja baru akan tersedia di kawasan ini. Dengan kata lain dapat mengurangi jumlah pengangguran di Bali dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bali. Masyarakat Bali juga bisa ikut aktif dalam pembangunan wilayah reklamasi Teluk Benoa, agar tidak hanya investor dari Luar Negeri memenuhi pembangunan disana.

Lanjutnya, Pembangunan museum budaya dan seni dalam kawasan reklamasi, secara tidak langsung dapat melestarikan budaya Bali yang menjadi icon pariwisata Bali. Selain itu pembangunan fasilitas umum pada kawasan reklamasi yang mengikuti kaidah bangunan Bali, dapat melestarikan bangunan budaya Bali dan menarik minat wisatawan, sehingga menjadi destinasi baru pariwisata Bali,”lanjutnya

“Negara-negara maju semua telah melakukan reklamasi. Negara lain melakukan reklamasi dan kita tidak, maka kita akan tenggelam. Jika kita sensitif dengan reklamasi, maka Bali suatu saat nanti akan tinggal gunung Agung dan Batur saja, yang lain tenggelam,”tutupnya(tre)

0 71

PONTIANAK — Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Barat AKBP Nowo Winarti menyatakan ada sebanyak 100 polisi wanita (Polwan) di lingkungan Polda Kalbar yang menggunakan jilbab.

“Dari sekitar 400 Polwan yang ada di lingkungan Polda Kalbar, ada sebanyak 100 Polwan yang menggunakan jilbab, setelah kami menerima surat resmi dari Mabes Polri mengenai penggunaan jilbab bagi Polwan,” kata Nowo Winarti saat dihubungi di Pontianak, Ahad (19/4).

Nowo menjelaskan sejak surat keputusan itu dikeluarkan, maka Polwan sudah bisa memakai jilbab, bagi yang menggunakannya. “Polwan yang sudah menggunakan jilbab tidak hanya di lingkungan Polda Kalbar saja, tetapi hingga ke polres-polres,” ungkapnya.

Nowo menambahkan, bagi Polwan yang memutuskan akan menggunakan jilbab, dalam waktu dekat ini, untuk sementara belum ada pembagian baju, sehingga mereka boleh menjahit sendiri.

Menurut dia, pemberitahuan diperbolehkannya Polwan menggunakan jilbab, lanjut dia, didapat saat video conference” dari Asisten Sumber Daya Manusia Mabes Polri, Mayjen H K Astana, dan jajarannya mengenai penggunaan jilbab.

“Dalam video conference itu, ada Polwan yang memperagakan penggunaan jilbab, sesuai keputusan itu tertuang dalam surat Keputusan Kepala Kapolri Indonesia, No.Kep/245/III/2015 tentang perubahan atas sebagian isi surat Keputusan Kepala Kepolsian Negara RI No. skep/702/IX/2005 tanggal 30 September 2005 tentang Penggunaan Pakaian Dinas Seragam Polri dan PPNS Polri.”

Menurut Nowo penggunaan jilbab nantinya tidak hanya bagi Polwan yang berdinas di dalam ruangan saja. Tetapi bagi Polwan yang bertugas di lapangan juga akan disiapkan baju dinasnya. “Untuk penggunaan jilbab menyesuaikan dengan celana yang dipakai, begitu juga dengan baju umum reserse dan intel,” ujarnya.

0 79

SURABAYA – Keputusan pembekuan PSSI oleh Kemenpora direaksi negatif Asprov PSSI Jatim karena berdampak luas terhadap kegiatan sepakbola nasional dan menimbulkan keresahan insan sepakbola, terutama di Jatim.

Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Amir Burhanudin menjelaskan, dalam Surat Keputusan Menpora disebut seluruh kegiatan keolahragaan PSSI tak diakui alias dibekukan. Namun, Diktum di bawahnya, disebut seluruh pertandingan ISL, Divisi Utama, Divisi I, II, dan III tetap berjalan dengan supervisi KONI dan KOI bersama Asprov PSSI dan klub.

“Ini tentu kontradiktif, di satu sisi tak aktif, tapi kegiatan kompetisi tetap jalan dengan supervisi,” ujarnya kepada Surya (Tribun Network), Minggu (19/4/2015).

Dengan keputusan untuk supervisi, pihaknya mengaku bingung bagaimana harus berkoordinasi dengan KONI, bukan PSSI. Pihaknya sampai saat ini tak punya bayangan, mekanisme koordinasi ke KONI dan KOI.

“Keputusan ini membuat di Asprov,” ujarnya.

Adanya keputusan ini, diakuinya memunculkan keresahan pada insan sepakbola di Jatim. Ini terlihat dengan banyaknya pengurus klub menanyakan kelanjutan Piala Nusantara. Ada juga yang menanyakan tentang kursus wasit dan kegiatan lain.

“Mereka rata-rata menanyakan apakah event atau kegiatan itu berlanjut atau tidak. Ini jelas bentuk keresahan insan sepakbola,” tegasnya.

Dengan hal ini, seharusnya Kemenpora tak asal hantam kromo membekukan PSSI karena seluruh kegiatan persepakbolaan juga terganggu.

Jika memang bermasalah pada ISL, maka yang menjadi fokus pembenahan adalah ISL, bukan PSSI.

“Untuk itulah, kami menunggu kebijakan dari Kemenpora, setelah pengurus baru PSSI akan mengunjungi Kemenpora besok,” pungkasnya.(Sudharma Adhi/Surya)

0 106

Wasit seksi Liga Itali Serie Aini semakin kecanduan meng­umbar kemolekan tubuhnya melalui jejaring sosial. Belum lama ini, dia kembali mem­posting foto seksinya di pinggir pantai mengenakan lingerie melalui akun instagram. Foto selfie dibuat dengan memanfaatkan teknologi canggih drone di Instagram.

Dalam foto tersebut perempuan yang pernah masuk daftar 100 wanita terseksi di dunia versi majalah FHM Denmark ini terlihat memakai bikini bergaris hitam putih khas wasit di sebuah pantai. Bukan itu saja, dia juga pamer foto sedang mengenda­likan drone yang dipasangai kamera untuk memotretnya.

Drone adalah semacam pesawat kecil tanpa awak yang dikendalikan dari ja­rak jauh dengan menggunakan remote. Teknik menggunakan drone sudah digunakan fotografer profesional.

Pemilik nama Claudia Romani ini mengaku memang menyukai keinda­han pantai dan sering foto selfi. Hal itu tentu saja menjadi pusat perhatian.

Romani semakin rajin selfie, lantaran sebuah majalah kosmopolitan terbesar di Italia mengumpulkan fotonya dan diberikan halaman khusus untuk menjual foto-fotonya.

Dia mengaku saat ini hanya mencintai dua hal dalam hidup­nya, yaitu memimpin pertandin­gan di lapangan sepak bola dan melakukan selfie. “Keduanya sama-sama punya keasyikan. Saya suka setiap bagian tubuh ini,” katanya dikutip elbalon­rosa. ***

0 95

Surabaya (liranews.com), – Penyidik pidana khusus Kejati Jatim resmi menjebloskan Kepala UPT Metrologi Surabaya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, Hadi Witomo ke penjara. Kamis malam (16/04).

Terdakwa kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) tera ulang SPBU itu ditahan lantaran dikhawatirkan mempersulit proses hukum yang dilakukan.

Penahanan terhadap Hadi dilakukan setelah penyidik melakukan pelimpahan berkas penyidikan tahap II ke penuntut umum Kejati Jatim.

Meski begitu, penyidik menyerahkan penahanan sepenuhnya ke Kejari Madiun. Sebab, locus delicty atau tempat kejadian terjadinya dugaan pungli ketika Hadi Witomo menjabat sebagai Kepala UPT Metrologi Madiun.

Dendeni Herdiana, Kasi Penuntutan Kejati Jatim mengatakan, penahanan dilakukan untuk memudahkan proses persidangan yang tidak lama lagi digelar, makanya perlu dilakukan penahanan.

“Meski yang menahan Kejari Madiun, Hadi tetap ditahan di Rutan Klas I Surabaya di Medaeng, karena kasusnya akan disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya,” katanya.

Dendeni menambahkan, penahanan yang dilakukan Kamis malam, lantaran tersangka terbukti memungut bea tera lebih dari aturan yang ada. Bahkan, dari hasil penyidikan, jumlahnya hingga miliaran rupiah yang ditarik tersangka dari tindakannya memungut pungli. Pungutan yang terjadi sejak 2009 hingga 2012, diketahui Rp 900 juta diantaranya dinikmati olehnya saat menjabat Kepala UPT Metrologi Madiun.

“Kejadian pidananya saat tersangka masih berdinas di UPT Metrologi Madiun sebagai pimpinan,” tambah Dandeni.

Kasi Penkum Kejati Jatim Romy Arizyanto menegaskan, Pelimpahan tahap II ini sendiri bukanlah yang pertama. Sebelumnya berkas sempat dilimpahkan beberapa hari yang lalu, namun dikembalikan penuntut,  karena ada beberapa bukti yang belum lengkap. Kemarin sore, berkas sudah dinyatakan P 21 atau sempurna.

“Kasipidsus Kejari Madiun yang menerima langsung pelimpahan ini. Setelah dilakukan pemberkasan, diputuskan untuk menahan tersangka atas nama Hadi Witomo,” tegas Romy.

Menurut Romy, jaksa mengindikasi ketidakkooperatifan tersangka bila tidak dilakukan penahanan. Apalagi, jeratan pasal yang disangkakan kepada Hadi cukup banyak. Setidaknya ada tiga pasal berlapis yang menghadang PNS Pemprov Jatim tersebut.

“Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pasal yang dijeratkan yakni pasal 2, 3, serta pasal 12 huruf e dan f, Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi,” jelas dia.

Selain tiga pasal sekaligus, ada tiga jaksa pula yang siap melawan Hadi di peradilan. Tiga jaksa ini pula yang nantinya akan menyidangkan kasus ini hingga pembacaan vonis beberapa bulan ke depan. Ketiganya adalah jaksa Siti Arendriyani, Adam Ahoiled dan Dessy Rohman Prasetyo dari Kejati Jatim.

Kuasa Hukum tersangka, Kukuh Pramono Budi mengaku, penahanan yang dilakukan penyidik terlalu berlebihan. Apalagi, menurutnya, kliennya selalu kooperatif terhadap seluruh panggilan pemeriksaan yang dilayangkan Kejati Jatim.

“Ini berlebihan, orang kooperatif malah ditahan,” akunya. (Han/Son)

0 91
Gus-Ipul-Didampingi-Bpk-M-Suprapto-kanan-Tandatangani-Prasasti-Peresmian-Sanggar-Seni-Sinar-Bhaskara

Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf meresmikan Sanggar Seni Sinar Bhaskara Jalan Ngagel Kota II No. 14-16 Surabaya, Minggu (19/4). Sanggar seni ini milik M. Suprapto Santoso yang terus melestarikan kebudayaan Jawa seperti sendratari, gamelan, campuran.
Ia mengatakan, seni budaya merupakan solusi untuk menyelesaikan masalah. Dengan diresmikannya sanggar seni ini, seni budaya tetap terjaga dan dilestarikan oleh semua generasi. Generasi muda juga harus mengerti seni budaya, apalagi dapat bermanfaat untuk mendinginkan hati yang panas. “Generasi muda ikut melestarikan budaya, maka seni budaya tersebut tidak akan sirna,” katanya.
Untuk itu, Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim mengapresiasi didirikannya sanggar seni ini sehingga seni budaya terus dapat dilestarikan.
Menurutnya, jika agama dapat membuat hidup lebih terarah, ilmu membuat hidup lebih mudah, dan seni membuat hidup lebih indah. “Jadi jika kita memiliki ketiganya, maka hidup kita menjadi lebih sempurna,” ujarnya.
Gus Ipul berharap, dengan didirikannya sanggar seni ini akan ada generasi-generasi berprestasi di bidang seni budaya.
Pada kesempatan yang sama, Pemilik Sanggar Seni Sinar Bhaskara M. Suprapto Santoso mengatakan, selama 8 tahun Sinar Bhaskara ikut melest

Gus Ipul Sampaikan Sambutan Pada Peresmian Sanggar Seni Sinar Bhaskara di Jl. Nginden Kota 2 Surabaya
Gus Ipul Sampaikan Sambutan Pada Peresmian Sanggar Seni Sinar Bhaskara di Jl. Nginden Kota 2 Surabaya

arikan Budaya Jawa. Rencananya 13 Mei mendatang diadakan peringatan Hari Ulang Tahun Sinar Bhaskara ke-8 di Graha Samudra, dengan menghadirkan 225 penari kolosal.
Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti dan pemotongan pita, serta pemotongan tumpeng oleh Gus Ipul, (hm/di).

0 79

Ternate (liranews), – Penyidik Polda Maluku Utara (Malut) menetapkan MG dan AP sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana haji di Kementerian Agama (Kemenag) Malut tahun anggaran 2010, yang disinyalir menimbulkan kerugian negara Rp2 miliar.

“Kami telah melakukan gelar perkara dan dari paparan tim penyidik disetujui dan disepakati penetapan dua orang yang diduga kuat terlibat kasus dugaan korupsi itu,” kata Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar di Ternate.

Kedua tersangka tersebut, kata dia, masing-masing Kepala Bidang Haji Kemenag Kanwil Provinsi Malut yang menjabat sebagai Ketua Panitia penyelenggara Haji tahun 2010 dan Bendahara Umum (Bendum) selaku Bendahara Panitia Penyelenggara Haji tahun 2010.

Hendry Badar juga menyatakan, atas dugaan kasus korupsi ini, sesuai dengan hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Malut, tercatat kerugian negara sebesar Rp276 juta lebih.

“Untuk sementara, dari hasil audit BPKP ditaksir kerugian negara yang timbul akibat perbuatan kedua tersangka kurang lebih Rp276,317,900,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyidik yang menangani kasus tersebut dalam waktu dekat akan melayangkan surat pemanggilan terhadap kedua tersangka untuk diperiksa.

“Kami berharap MG dan AP kooperatif sehingga pemeriksaan dapat berjalan lancar dan kasus ini bisa cepat diselesaikan,” katanya.

(Ant/rdp)

indofarmaSIDE
ads-300

STAY CONNECTED