100 Hari Kerja Pemerintah, CORE Indonesia Puji Kinerja Kementerian BUMN

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Kementerian BUMN mendapat ranking teratas dalam kajian Indonesia Political Opinion (IPO) terkait 100 hari kerja pemerintahan Jokowi-KH Maruf Amin.

Menteri BUMN Erick Thohir juga masuk lima besar menteri dengan tingkat popularitas dan apresiasi masyarakat yang tertinggi. Bahkan ia menempati peringkat pertama dari kategori tingkat ketersukaan responden.

Read More

banner 300250

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan, Kementerian BUMN di bawah Erick Thohir memang tergolong sukses melakukan ‘bersih-bersih’ pejabat Kementerian BUMN, direksi, dan komisaris sejumlah BUMN.

“Saya rasa kalau melihat apa yang sudah dilakukan Kementerian BUMN dalam 100 hari pertama ini, yang jelas terlihat ialah pergantian pejabat atau personel BUMN,” ujar Faisal kepada media di Jakarta, Senin (10/2/2020).

Faisal menyebut figur-figur berintegritas yang ditempatkan sebagai direksi dan komisaris BUMN mendapat sambutan positif dari publik.

“Aspek integritas memang menjadi salah satu kunci dalam membenahi BUMN,” tegasnya.

Meski begitu, Faisal berharap Kementerian BUMN tak cukup merasa puas dengan catatan positif pada 100 hari pertama.

“Perbaikan itu mempertimbangkan faktor- faktor lain juga, dia harus punya kapasitas teknis mumpuni di bidangnya, lalu aksi bersih-bersih ini, BUMN arahnya mau dibawa ke mana, itu yang belum saya lihat dalam 100 hari pertama,” ujarnya.

Kementerian BUMN, lanjut Faisal, diharap mampu menyampaikan gagasan besar terkait paradigma dalam membenahi BUMN ke depan. Pemilihan direksi dan komisaris BUMN yang berintegritas harus dibarengi dengan kemampuan teknis dan manajerial yang mumpuni.

“BUMN bisa bagus pengelolaannya kalau orang-orang itu punya integritas dan kapasitas di bidangnya, kalau tidak justru akan menghambat,” katanya.

Ia juga menyebut BUMN di negara-negara maju seperti Cina dan Singapura memiliki peranan besar dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi negara. Ia berharap BUMN-BUMN di Indonesia mampu berkontribusi lebih besar dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Tanah Air.

“Sinergi BUMN penting seandainya dijalankan dengan benar maka akan banyak mengatasi persoalan ekonomi di Indonesia,” lanjut Faisal.

Catatan positif ini, kata Faisal, harus diteruskan dengan melakukan capaian yang konkret. Kementerian BUMN, harus memanfaatkan momentum tingginya persepsi publik dalam membenahi BUMN.

Lebih jauh Faisal mendorong Kementerian BUMN memberikan kepastian kepada direksi dalam mengambil keputusan mengenai aksi korporasi. Hal ini guna mencegah keraguan atau ketakutan direksi kala mengambil keputusan.

“Ini (catatan positif dari publik) bisa jadi beban yang diemban oleh Kementerian BUMN untuk membuktikan bersih-bersih membawa BUMN lebih baik, kalau tidak, ini akan memukul kepercayaan publik yang sekarang sudah merasa yakin,” tuntas Faisal, peneliti CORE Indonesia

banner 300x250

Related posts

banner 468x60