FSPTSI KSPSI Luncurkan Driver, Biker, Ojek Kamtibmas Community (DBOKC)

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews — Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) luncurkan program Driver, Biker, Ojek Kamtibmas Community (DBOKC) sebagai wadah berkumpul dan berserikat para Driver, Biker dan Ojek yang jumlahnya mencapai ratusan ribu di seluruh Indonesia.

Grand launching Badan Pengurus sebagai Lembaga Sayap Organisasi (LSO) FSPTSI-KSPSI akan dilakukan bertepatan dengan Musyawarah Nasional (Munas) II FSPTSI-KSPSI di Medan, Sumatera Utara, dalam waktu dekat.

Read More

banner 300250

Peluncuran DBOKC yang fokus mengelola para Driver, Biker dan Ojek ini tergolong unik, karena dibelakangnya ada Kamtibmas Community sebagai Mitra Kepolisian. Kemudian diberi “Kartu Reporter” dari media online www.transportasinews.com. Inovasi kreatif ini baru terjadi dalam bentuk kelembagaan serikat pekerja.

“Ini memang terobosan baru yang kami develop dengan melihat masa depan industri transportasi di Indonesia maupun trend digital marketing yang didorong revolusi industri. Kami meramu menggabungkan kebutuhan para pekerja (non formal), kepolisian dan media online,” tegas Ketua Umum FSPTSI-KSPSI, HM. Jusuf Rizal kepada media di Jakarta, Jumat (22/1/2021).

Menurut pria yang juga Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu, selama ini FSPTSI hanya fokus untuk bidang pekerjaan Bongkar Muat, dan kerap harus berebut lahan sesama Serikat Pekerja. Bahkan tidak jarang membawa korban jiwa para pekerja akibat berebut lapak. Dan itu terjadi bertahun-tahun.

Setelah Sekretaris Umum FSPTSI, Mustakim Ishak mengundurkan diri karena apatis dengan keadaan itu, maka Jusuf Rizal selaku Ketua Umum kini turun gunung membenahi dan mendevelop program untuk FSPTSI-KSPSI menuju Munas II di Medan.

“FSPTSI-KSPSI harus pandai melakukan terobosan jika tidak ingin lama-lama mati, mengingat berbagai peluang bongkar muat sudah banyak dikuasai oleh Federasi Serikat Pekerja yang lain. Untuk itu, jika selama ini, ibaratnya FSPTSI di Barak, kini kami keluar Barak ikut bermain di industri transportasi yang cakupannya lebih luas,” tegas Jusuf Rizal.

Pria berdarah Madura-Batak itu menjelaskan, dibentuknya Driver-Biker-Ojek Kamtibmas Community sangat prospektif karena akan mewadahi para pekerja “non formal” Driver, Biker, dan Ojek yang jumlahnya sangat banyak di seluruh Indonesia.

Terlebih selama ini perjuangan para pekerja non formal ini belum banyak terakomodir dalam wadah organisasi. Karena itu, DBOKC akan dibentuk ada di 34 Propinsi dan Kabupaten Kota. Setiap komunitas diistilahkan PUK (Pengurus Unit Kerja)

Dikatakan Program DBOKC FSPTSI-KSPSI merupakan pelibatan Driver-Biker-Ojek tidak hanya mereka sebagai “Pekerja Non Formal” Driver-Biker-Ojek saja, tapi sekaligus ikut membantu Pemerintah maupun aparat Kepolisian (Mitra Kepolisian) dalam menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas)

“Hal ini juga kita kaitkan dengan program Hankamrata (sistem pertahanan keamanan rakyat semesta) yang kini digiatkan kembali oleh Kementerian Pertahanan, Prabowo Subianto,” tambah Jusuf Rizal yang juga Sekjen Perkumpulan MOI (Media Online Indonesia).

 

Para Driver-Biker-Ojek oleh FSPTSI-KSPSI akan dibantu dalam peningkatan kompetensi (Sertifikasi Driver), perlindungan hukum dan advokasi, pengembangan usaha melalui Koperasi Masyarakat Transportasi Indonesia (KOMTRI), BPJS maupun berbagai aktivitas lain yang dibutuhkan para Diriver-Biker-Ojek untuk kesejahteraannya.

Organisasi Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI) merupakan anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dibawah Kepemimpinan Yorrys Raweyai.

Adapun Pengurus PP. FSPTSI-KSPSI adalah Ketua Umum Drs. HM. Jusuf Rizal,SH,SE,M.Si; Sekum Hj.Jihan Azka Savitri SE,SH,MH; Bendum Ranti Erlion Tanjung,SE; dan Ketua Badan Pengelola DBOKC FSPTSI-KSPSI Ika Restianti, SPD dibantu Wakil Erwin Saripudin.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60