Samarinda Industrial Estate, Pergudangan Besar Senilai Rp750 Miliar untuk Pelaku Industri di Kaltim

  • Whatsapp
Lahan untuk Samarinda Industrial Estate (Sinde)
banner 468x60

Samarinda, LiraNews— Para pelaku industri dan usaha yang berada di Kota Samarinda, Kalimantan Timur patut berbahagia.

Pasalnya, PT. Purnabakti Pakarindo Lestari perusahaan pengembang Samarinda Industrial Estate (Sinde) telah membangun kebutuhan pergudangan bagi pelaku industri sebagai solusi.

“Pengerjaan proyeknya pergudangan ini terus kita kebut agar segera dapat beroperasi. Ini nantinya akan menjadi peluang baik untuk bisnis pergudangan, karena kebutuhan akan pergudangan di Samarinda saat ini sangatlah mendesak,” kata Dirut PT. Purnabakti Pakarindo Lestari, Sudrajat Indrawan kepada media di Samarinda, Kalimantan Timur.

Dirut Samarinda Industrial Estate Sudradjat Indrawan dan Direktur Marketing John Wee

Sudrajat Indrawan menjelaskan, perusahaannya telah menyiapkan 28 hektare lahan untuk lokasi pergudangan dengan beberapa tahap pengerjaan.

Proyek Sinde ini menelan investasi mencapai Rp750 miliar. Untuk tahap pertama dibangun 10 hektar yang saat ini sudah dilandclering serta dalam proses pembanguna dengan biaya Rp370 Miliar.

Sedang tahap kedua seluas 18 hektar mulai pembangunan pada tahun 2023 akan dengan biaya Rp360 Miliar.

“Saat ini kita sudah ada 6 perusahaan asal Samarinda, Jakarta, dan Surabaya yang menyatakan komitmennya masuk di awasan pergudangan Samarinda Industrial Estate. Kita juga berharap beberapa perusahaan dari China dan Korea segera bisa masuk kesini secepatnya,” tutur Sudrajat Indrawan

LOKASI STRATEGIS

Secara terpisah, Direktur Marketing Samarinda Industrial Estate, John Wee menyatakan bahwa kebutuhan akan gudang di Kaltim ini sangat tinggi.

Menurutnya, gudang-gudang yang ada di Samarinda saat ini tidak tertata dengan baik, sehingga aktifitasnya sering menimbulkan antrian panjang kontainer dan kemacetan.

“Sudah crowdit, kita mau berikan solusi, di mana jalannya lebar, letaknya pas ringroad, kita juga sediakan 4 hektare lahan parkir dan kawasan dijamin bebas banjir,” jelas Jon Wee.

Dikatakan, pergudangan yang sedang dikembangkan perusahan PT. Purnabakti Pakarindo Lestari ini akan menjadi solusi untuk para pebisnis di Samarinda.

“Lebih-lebih lokasi pergudangan yang strategis di daerah ringroad baru. Prospek bisnis kedepan akan sangat bagus,” tambah Jon Wee.

Sebagai informasi, pembangunan Samarinda Industrial Estate mengusung konsep pergudangan modern dengan sistem satu pintu (terpadu) dengan sederet fasilitas infrastruktur yang memadai.

Itu ditandai dengan telah tersedianya air baku, jaringan infrastruktur telekomunikasi, pengolahan limbah, suplai gas serta listrik dengan kapasitas besar yang akan cukup memenuhi kebutuhan para pengusaha pengguna.

Selain itu letak Samarinda Industrial Estate memiliki lokasi yang strategis, berada di jalan utama ringroad baru yang bebas banjir, bebas macet dan dekat dengan pelabuhan.

“Kita meyakini keunggulan kawasan “Samarinda Industrial Estate” akan menjadi daya tarik besar bagi para pelaku usaha di Kalimantan Timur, khususnya untuk menanamkan modalnya,” tambah Jon Wee.

OPTIMISME PENGUSAHA

Bagaimana tanggapan pengusaha? Menurut Seno Probosawitro, pengusaha anggota KADIN Kaltim, kehadiran Samarinda Industrial Estate akan menambah daya tarik Kalimantan Timur kedepan. Saat ini merupakan waktu yang tepat melakukan pembangunan.

“Kalau ibu kota pindah ke Kaltim, percayalah, kawasan industri dan industri di kaltim akan maju 10 kali lipat,” tegas Seno sambil mensitir pernyataan Presiden Jokowi agar terus membangun dan bekerja.

Tentang prospek Kaltim kedepan yang dinilai bagus, juga diutarakan oleh Anthoni Putihrai pemilik Tamara Land. Ia menyatakan optimis Kaltim akan semakin menjanjikan dimasa mendatang.

“Dari sisi properti, kami optimis kalau Kaltim saat ini sangat menjanjikan. Jadi yang punya tanah siap-siap ya,” ungkap Anthoni Putihrai.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60