Abpednas Gelar Pertemuan Rutin Triwulan

Gravatar Image
  • Whatsapp

Gresik, Lira News – Sejumlah BPD di kecamatan Driyorejo mengelar agenda pertemuan rutin triwulan Abpednas (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) yang kali ini disenggarakan di Balai Desa Randegansari – Driyorejo bertemakan Sinau Bareng dan Santunan Anak Yatim Piatu, Minggu, (3/Juli/2022).

Dihadiri oleh HR. Hendry Ketua Abpednas Gresik, Nurul Muchid dari Dinas PMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa) Kabupaten Gresik, Narto Camat Driyorejo, Kapolsek Driyorejo diwakili oleh Kanit Intel Anas Tohari dan Danramil Driyorejo, para ketua BPD (Badan permusyawaratan Desa) Kecamatan Driyorejo, bahkan sejumlah perwakilan BPD dari Kecamatan Wringinanom dan Menganti turut hadir.

Sambutan pembuka Hariri Ketua BPD Randegansari mengatakan, “Terima kasih atas kehadiran teman-teman BPD dan mohon maaf atas segala keterbatasan.”

Dilanjutkan dengan sambutan Suwari Wibisot Kepala Desa Randegansari sangat senang dengan mengapresiasi pertemuan kali ini sebagai tuan rumah, “Jangan sampai terputus sinergisitas Pemerintah Desa dan BPD, sehingga sebagai pelayan publik menjadi optimis melayani masyarakat dengan maksimal.”

Drs. Nurul Muchid. M. Si. sebagai narasumber pada kesempatan pertemuan saat itu mengungkapkan dalam menjalankan Tupoksinya, “Peran BPD sampai saat ini masih lemah syahwat karena kurang perhatian terhadap kelembagaan BPD, sangat dibutuhkan, pelatihan penguatan anggota BPD untuk meningkatkan SDM.”

“Sinau Bareng Abpednas seperti ini agar bisa di ikuti dari kecamatan lain-nya, seperti halnya Lokakarya mini kedepannya bisa diikuti oleh lembaga pemberdayaan pemerintahan desa untuk peningkatan SDM,” sambung pria yang akrab dipanggil Muchid.

Saat ini pemerintahan desa dalam masanya melaksanakan tahapan penyusunan RKPDes diharapkan bisa mendapatkan pagu indikatif serta Perbub (Peraturan Bupati) tentang penggunaan alokasi anggaran ADD (Alokasi Dana Desa) dan BHPR (Bagi Hasil Pajak dan Retribusi).

Camat Narto menyampaikan pemerintah kecamatan Driyorejo seringkali memfasilitasi, “Komunikasi secara Intensif antara Pemerintah Desa dan BPD dalam forum penyelenggaraan pemerintahan misalnya Penyusunan RKPDes, Monitoring dan Evaluasi sebelum penetapan APBDes tiap tahunnya.”

HR. Hendry mengatakan, SDGs sebagai pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan nasional yang berkelanjutan diharapkan, menjadi kerangka acuan pembangunan di desa dengan mengintegrasi Nawakarsa yang tertuang dalam RPJMD dapat dirumuskan dalam RKP Desa masing-masing.

“Jalinan sinergisitas antara BPD dan Pemerintah Desa tetap terus ditingkatkan,” pesan Hendry sebagai komando BPD di Kabupaten Gresik.

Pada kesempatan pertemuan itu berharap adanya kenaikan tunjangan kedudukan BPD di Kabupaten Gresik yang dapat meningkatkan motivasi kinerja BPD sebagai penyelenggara pemerintahan desa.

Sebelum usai acara sesi tanya jawab Sinau Bareng Abpednas dan santunan anak yatim BPD dari perwakilan masing-masing Desa, serta perwakilan dari kecamatan Wringinanom dan Menganti mengajukan pertanyaan kepada Narasumber dari Dinas PMD dan Camat Driyorejo terkait dengan permasalahan yang ada di desanya. LN-SAN

Related posts