Ahok Cabut Banding, Jpu Hendaknya Juga Cabut Banidng

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habiburokhman mengatakan bahwa semua pihak diharapkan berprasangka baik terhadap pencabutan gugatan yang dilakukan terpidana kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Kita prasangka baik saja, mungkin beliau sudah menyadari apa yang beliau lakukan di Pulau Seribu memang salah dan hukuman dua tahun dianggap layak,” ujar Habiburrokhman di Jakarta, ditulis Selasa (23/5/2017).

Untuk itu, katanya, hendaknya Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga cabut banding. Hal ini supaya perkara ini bisa segera berkekuatan hukum tetap dan Ahok tenang menjalani hukuman.

Menurutnya sangat aneh kalau JPU tidak ikut cabut bandung. Karena tugas JPU adalah mendakwa dan menuntut, sementara orang yang didakwa dan dituntut sudah menerima putusan.

“Selanjutnya kita jadikan kasus Ahok sebagai pelajaran, agar kita bisa bersatu , saling menghormati dan saling menghargai,” pungkas politisi Partai Gerindra ini.

Seperti dikabarkan, Ahok tiba-tiba mengurungkan niatnya untuk melakukan banding atas vonis 2 tahun kurungan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Kuasa hukum yang juga adik kandung Ahok, Fifi Letty Indra mengatakan pihak keluarga telah memutuskan mencabut banding terhadap vonis 2 tahun penjara kasus penodaan agama.

Sekadar informasi Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Utara menjatuhkan vonis ke Ahok dengan kurungan penjara 2 tahun.

Mantan politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu terbukti telah melakukan penodaan agama dengan mengutip Surah Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

Vonis ini diketahui lebih besar dari tuntutan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni dengan 1 tahun penjara dengan massa percobaan 2 tahun. LN-JMP

banner 300x250

Related posts

banner 468x60