Akses Pulau Madura Dipasang Drive Through Disinfektan Cegah COVID-19

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) memutuskan untuk memasang drive through disinfektan untuk jalur menuju Madura dan sebaliknya.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, salah satu drive through itu akan dipasang di pintu masuk dan pintu keluar tol Jembatan Suramadu.

“Kita akan pasang di sekitar tol Suramadu, demi memaksimalkan kewaspadaan kita terhadap penyebaran Corona di Jawa Timur,” ujar Khofifah usai rapat bersama jajaran Forpimprov membahas wacana lockdown di Pulau Madura di Surabaya, Minggu (29/3/2020).

Sebelum rapat, Pemprov Jatim mendapat masukan dari Badan Silaturrahmi Ulama Pesantren Madira (BASSRA) agar segera menerapkan Lockdown Pulau Madura. Juga desakan dari DPD LSM LIRA Bangkalan untuk melakukan karantina dan pengawasan ketat terhadap siapa pun yang hendak masuk ke Pulau Madura.

Khofifah menjelaskan, selain akses Jembatan Suramadu, drive through disinfektan akan dipasang di sejumlah pelabuhan, seperti Pelabuhan Probolinggo, Pelabuhan Situbondo, dan Pelabuhan Kalianget di Sumenep.

Penyiapan tenda drive through, lanjut Khofifah, akan dilakukan sesehera mungkin, dan  Pemprov Jatim akan memenuhi kebutuhan yang cukup  terkait disinfektan.

“Kami sudah koordinasikan dengan Pak Ketua DPRD Jatim, Pak Pangdam, Pak Kapolda dan Pak Pangkoarmada. Kami akan bersiap untuk memasang drive through disinfektan. Baik arus menuju Madura maupun arus dari Madura ke Surabaya,” tegas Khofifah.

Khofifah yang lama menjabat Ketua Muslimat NU menjelaskan, rapat bersama Forpimprov dilakukan untuk menyamakan persepsi dengan dengan seluruh kepala daerah di Jatim.

“Jadi jangan didefinisikan lockdown dulu,” tukas Khofifah.

Pada kesempatan sama, Wagub Jatim Emil Dardak mengatakan, wacana lockdown  Pulau Madura, termasuk yang disuarakan BASSRA, tentu menjadi atensi bersama seluruh wilayah lain di Jatim, terutama yang akan menghadapi mudik dadakan maupun menjelang lebaran bagi para perantau.

Demikian juga masukan dari masyarakat, termasuk LSM LIRA Bangkalan agar ada kewaspadaan lebih dalam menangkal potensi penularan COVID-19 ke Madura.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60