Aktivis Budaya Protes Pemindahan Empat Peti Mati Oleh Bupati Mojokerto

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

Trowulan, LiraNews.com – Sikap Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur yang mendiamkan pemindahan empat peti mati dari situs Sumur Ulas, Dusun Kedaton, Desa Sentonorejo, Kecamatan Triwulan. Kabupaten Mojokerto mendapat protes pemerhati budaya.

“Pemindahan empat peti ke Candi Brahu Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan pada Mei lalu sudah merupakan tindak pidana. Kenapa BPCB diam saja,” ujar Ketua Save Trowulan, Eko Prasetyo, kemaren.

Para pemerhati budaya melakukan pertemuan dengan sejumlah petugas BPCB untuk bernegosiasi terkait pengembalian peti mati yang berlabel budaya itu.

Menurut Nanang Moeni, pengurus Save Trowulan lainnya, lembaga negara ini ketakutan.

“Karena melibatkan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa dan sejumlah anggota TNI,” pungkasnya. LN-AZA

 

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Wed Jul 12 , 2017
LiraNews.Com