Aktivis Lingkungan Tagih Janji Anies-Sandi Hentikan Reklamasi Teluk Jakarta

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – Para aktivis lingkungan penolak reklamasi Teluk Jakart akan menagih janji Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedsan dan Sandiaga Uno saat dilantik pada bulan Oktober 2017 mendatang.

Pasalnya, kata Deputi Advokasi, Hukum dan Kebijakan Kiara, Parid Ridwanuddin, kedua Paslon tersebut saat kampanye mengusung penolakan reklamasi yang dilakukan oleh gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Setelah resmi dilantik, mereka akan kita tagih janjinya untuk hentikan reklamasi secara permanen,” ujar Parid.

Dia menegaskan, karena hal tersebut sudah dibatalkan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta tidak ada cerita bagi siapa pun untuk melanjutkan reklamasi Teluk Jakarta.

Menurut Parid, Kiara termasuk dalam Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta bersama beberapa organisasi lainnya yang selalu aktif menyuarakan penolakan reklamasi dan terus mengawal proses persidangan PTUN Jakarta.

Selama masih ada perdebatan tentang reklamasi di masyarakat, katanya, tidak boleh dilanjutkan karena secara konstitusi juga jelas sekali. Amanat UU No 27/2007 tentang izin ada di KKP dan sampai sekarang KKP tidak pernah mengeluarkan izin.

‘Selain itu, Raperda yang diamanatkan UU 27/2007 juga sampai sekarang tidak ada barangnya sehingga mutlak reklamasi tidak boleh dilanjutkan. Sehingga Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih sudah memiliki landasan kuat untuk membatalkan reklamasi,” tegasnya.

Kemudian, lajutnya, soal Kepres No 52/1995 yang sering disebut-sebut menjadi landasan reklamasi juga sudah dicabut alias dibatalkan lewat Perpres No 54/2008.

Apalagi Gubernur dan Wagub terpilih sudah berjanji di hadapan seluruh warga Jakarta untuk konsisten membatalkan reklamasi.

“Janji ditepati ikrar dimuliakan, itulah pribahasa yang tepat untuk menggambarkan bahwa janji adalah utang,” cetusnya.

Kalau pemerintah main putuskan untuk lanjut, tegasnya, itu namanya memberi contoh kepada masyarakat untuk melanggar hukum.

Karena persoalan reklamasi bukan saja soal hukum di negeri ini melainkan juga menyangkut masalah sosial dan ekologi juga akan rusak. LN-AZA

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60