Alami Penurunan Anggaran Tahun Depan, Menteri ATR/Kepala BPN Janji Tetap Prioritaskan Pelayanan Masyarakat

Gravatar Image
  • Whatsapp

Jakarta, LiraNews – Komisi II DPR RI kembali menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (20/9/2021) dengan agenda utama Penetapan Pagu Anggaran Menjadi Pagu Alokasi Anggaran RAPBN Tahun 2022.

Raker yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa ini berlangsung dari pukul 15.15 hingga pukul 16.15 WIB.

Kementerian ATR/BPN sendiri tidak mengubah alokasi Pagu Indikatif yang telah diajukan kepada Komisi II DPR RI beberapa waktu lalu, sehingga Pagu Definitif Kementerian ATR/BPN menjadi sekitar Rp8,5 triliun atau tepatnya Rp8.003.434.525.

Meskipun mengalami penurunan anggaran sebesar lebih kurang Rp0,5 triliun dari anggaran tahun 2021 ini, namun Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak akan menurun, melainkan tetap akan menjadi prioritas utama.

“Di APBN yang ada kami akan prioritaskan betul-betul hal-hal yang sangat prioritas sehingga pelayanan kepada masyarakat, PTSL, kami akan prioritaskan betul-betul,” tegas Sofyan.

Adapun anggaran Rp8.003.434.525,00 (delapan triliun tiga milyar empat ratus tiga puluh empat juta lima ratus dua puluh lima ribu rupiah) ditetapkan sebagai pagu definitif Kementerian ATR/BPN Tahun 2022.

Pengalokasian anggaran per program sebagai berikut:

1. Program Dukungan Manajemen sebesar Rp4.513.425.308.000

2. Program Pengelolaan dan Pelayanan Pertanahan sebesar Rp3.284.358.350.000

3. Program Penyelenggaraan Penataan Ruang sebesar Rp205.623.867.000.

Related posts