Alasan Tak Masuk Akal, Kecamatan Kedungdung Tolak Melayani Masyarakat 

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Sampang, LiraNews — Kantor Kecamatan merupakan kantor pusat pelayanan masyarakat desa dan kelurahan dilingkup Kecamatan. Dengan begitu, Kantor Kecamatan mempunyai tugas melaksanakan kordinasi penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan, pelayanan publik, lebih lebih dalam hal administrasi.

Hal itu dijelaskan dalam Pasal 221 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menyatakan bahwa: “Daerah kabupaten/kota membentuk Kecamatan dalam rangka meningkatkan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat Desa/kelurahan.

Dengan begitu, untuk menciptakan objek pemerintah secara optimal, Kecamatan harus melayani masyarakat dengan profesional, tidak mencari peluang keuntungan pribadi dan tidak melakukan langkah langkah yang sekiranya mempersulit pelayanan masyarakat, karna tujuan pemerintah membentuk kecamatan untuk mempermudah akses pelayanan masyarakat desa.

Berbeda dengan pelayanan yang ada di Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang, pelayanan kecamatan yang seharusnya membantu dengan mempermudah akses pelayanan terhadap masyarakatnya, malah terkesan ada upaya untuk mempersulit pelayanan kepada masyarakat disaat masyarakat membutuhkan pelayanan.

Pasalnya, ada salah satu masyarakat Desa Gunung Eleh, Nurahmad menjelaskan kepada awak media Liranews.com saat dia mengajukan proposal untuk membantu orang yang sangat miskin, pihak Kecamatan Kedungdung selaku perangkat Daerah Sampang menolak dengan alasan yang tak bisa diterima oleh akal.

Alasan tak masuk akal tersebut, karna saat Ia menyodorkan proposalnya untuk ditanda tangani, ternyata pihak kecamatan menolak untuk menanda tangani, dengan alasan teks surat menyuratnya tak sesuai dan tak sama dengan teks surat menyurat menurut Kecamatan kedungdung.

“Awalnya proposal saya ditolak oleh Rudi selaku Bindang Pemberdayaan karna dianggap kurang lengkap lampiran KTP dan KK, setelah saya penuhi untuk melengkapi Ia menolak lagi karna tidak ada tanda tangan dari pemohon, setelah dilengkapi, ternyata Ia masih menolak juga dengan alasan adanya teks “mengetahui” yang ada di posisi tengah-bawah dianggap salah, dengan memberi arahan untuk ditaruh di pinggir-bawah, sambil lalu mencoret surat proposal yang ada. Dengar itu saya tercengang, karna alasan tersebut tak masuk akal,” jelasnya.

“Kalau soal surat menyurat, dari semua lembaga itu memiliki ciri khas yang berbeda, contoh surat menyurat Kepolisian itu tidak sama dengan surat menyuratnya TNI. Sehingga saya pandang, alasan penolakan yang dilakukan oleh pihak Kecamatan itu tak masuk akal hanya karna khas surat meyuratnya tak sama menurut surat menyurat kecamatan. Sehingga saya menduga ini ada rasa kesengajaan untuk mempersulit”, lanjutnya.

Sementara Bapak Camat Kedungdung, Arif Purna Hermawan saat dicoba chat dan Calling melalui selulernya tidak ada balasan maupun mengangkat telfon, padahal telfon masuk dengan tanda berdering.

Sementara Bupati Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menyayangkan kejadian tersebut, Sudar meminta kepada Bapak Camat Kedungdung harus tahu kondisi yang terjadi dibawah, karna kejadian seperti itu adalah pemicu terjadinya Pungli.

“Salah satu penyebab adanya Pungli berawal dari sulitnya pelayanan. Dengan merasa dipersulit untuk meminta pelayanan, masyarakat akan mencari cara untuk bagaimana proses itu cepat ditangani, disitulah nominal akan beraksi,” tutur sudar.

“Maka dari itu, kami selaku Bupati Lira Sampang, agar supaya Bapak Camat menyikapi kejadian tersebut, dan menindak bawahanya yang telah mempermainkan pelayanan terhadap masyarakat, dan juga untuk meminta maaf kepada masyarakat secara publik,” tuntutnya.

Reporter: Hilafran Pane

Tue Sep 3 , 2019
Sampang, LiraNews – Menyambut pemilihan Kepala Desa Serentak 2019 di Kabupaten Sampang kini masing-masing Desa telah merencanakan pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD), Banjar Talela adalah salah satu dari empat Desa yang mengikuti Pilkades serentak di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Atas hal itu banyak harapan dari berbagai pihak untuk Desanya, […]