Alat Rapid Test COVID-19 Segera Dibagikan ke Daerah

  • Whatsapp
banner 468x60

Palembang, LiraNews – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan, alat rapid tes yang telah didatangkan pemerintah pusat, akan segera dibagikan ke daerah-daerah, utamanya daerah yang dinilai jadi pusat penyebaran.

Pembagian alat rapid test ini diharap bisa mempercepat dilakukannya test massal di daerah. Sehingga laju penyebaran virus corona bisa dibendung.

“Alat rapid test dari pemerintah pusat akan dibagikan ke daerah untuk melakukan pemeriksaan dengan teknis tertentu,” ujar Tito, usai rapat dengan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru di Palembang, Sumsel, Sabtu (21/3).

Melalui rapid test itu, jelas Tito, nantinya akan diketahui peta COVID-19. Termasuk akan diketahui, misalnya daerah Sumsel apakah ada yang terpapar corona atau tidak.

“Kita berdoa untuk warga Sumsel tidak ada yang terpapar,” tegas Tito.

Mendagri Tito Karnavian secara maraton menyambangi satu per satu provinsi di Indonesia. Dimulai dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan yang terbaru, hari Sabtu (21/3) datang ke Palembang, Sumsel.

Mantan Kapolri ini mengoordinasikan langkah-langkah penanganan dan pencegahan penyebaran COVID-19, sehingga strategi pusat dan daerah benar-benar sinkron.

“Namun kita harus melakukan langkah-langkah antisipasi lainnya sambil rapid test itu kita tunggu. Perlu kebijakan-kebijakan dalam standarisasi yang sama baik tingkat provinsi, maupun kabupaten atau kota,” katanya.

Salah satu kegiatan yang sangat penting, kata Tito, adalah edukasi kepada masyarakat. Warga perlu disadarkan dan mengetahui segala hal terkait COVID-19.

Terutama, apa saja cara untuk mengantisipasi virus itu biar tidak tertular. Publik, mesti disadarkan tentang pentingnya proteksi diri. Memperkuat kekebalan atau imun tubuh.

“Menjaga jangan sampai tertular itu adalah poin yang sangat penting. Jadi menjaga jangan sampai terjadi penularan satu sama lain. Itu menjadi sangat penting, ini bisa dilakukan secara perorangan,” tegas Tito.

“Tiap orang memiliki kesadaran dan kemudian melakukan langkah-langkah memproteksi diri sendiri,” sambungnya.

Menurut Tito, kesadaran memproteksi diri masing-masing dari serangan virus sangatlah penting untuk dibangun. Misalnya, rutin cuci tangan dengan sabun. Terdengar sepele memang, tapi manfaatnya sangat besar dalam membendung penyebaran COVID-19.

“Karena cuci tangan dengan menggunakan air biasa tidak cukup. Karena sabun itu yang mengandung larutan lemak dan kemudian hand sanitizer, ultraviolet, matahari pagi, dan lain-lain,” katanya.

Lebih jauh ia mengingatkan betapa pentingnya memperkuat daya tahan tubuh. Karena itu, masyarakat harus terus diingatkan karena virus itu bisa mati dengan antibodi yang dimiliki manusia.

Kata Tito, kekuatan kekebalan tubuh menentukan dalam melawan virus. Bisa dikatakan, imun tubuh adalah obat yang sangat bisa diandalkan, di tengah belum diketemukannya vaksi anti COVID-19.

“Ada memang obat dimana beberapa negara sudah ada yang mencoba dengan hasilnya ada yang cukup efektif. Mudah-mudah (obat ini) juga bisa bermanfaat bagi kita. Tapi sekali lagi daya tahan tubuh menjadi sangat penting,” katanya.

Intinya, kata dia, dari sekarang harus dikampanyekan tentang pentingnya olahraga tapi tetap menjaga social distancing. Kemudian penting makan makanan yang sehat bergizi. Konsumsi vitamin, dan lain-lain.

“Berjemur sinar matahari pagi yang mengandung ultraviolet karena Covid-19 ini tidak tahan dengan ultraviolet. Termasuk bersih-bersih dengan hand sanitizer, tak berjabat tangan, tak bersentuhan dan jaga jarak 1 meter lebih,” tuntas Tito Karnavian, Mendagri, Mantan Kapolri.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60