Aliansi LSM Gugat Pemkot Probolinggo ke Pengadilan Terkait Pembangunan Rumah Sakit Baru

Gravatar Image
  • Whatsapp

Probolinggo, LiraNews – Aliansi LSM Peduli Pemilihan Ekonomi Kota Probolinggo, kembali adakan pertemuan pada Minggu (19/9/21), membahas rencana Pemerintah Kota Probolinggo membangun rumah sakit baru.

Pertemuan Aliansi LSM itu dihadiri beberapa anggota, dan mematangkan rencana akan untuk melayangkan surat gugatan yang dikirimkan ke PTUN terkait Peraturan Wali Kota atau Perwali No 12 Th 2021 tentang Pembangunan Rumah Sakit Baru Kota Probolinggo.

Read More
banner 300250

Fariji LBH Lacak Surabaya, selaku kuasa hukum aliansi LSM mempertanyakan, kenapa Pemkot Probolinggo ngotot membangun rumah sakit baru, apa urgensinya?.

“Uang untuk pembangunan senilai Rp195 miliar, sedangkan perekonomian di Kota Probolinggo masih belum pulih karena pademi, alangkah eloknya seorang kepala daerah memfokuskan hal-hal yang menjadi kebutuhan masyarakat saat ini, seperti halnya memperbanyak puskesmas baru serta pemulihan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

“Surat gugatan ini, kami akan kirimkan Insyallah paling lambat Jumat depan,kami berharap gugatan ini dikabulkan oleh majelis hakim,” imbuhnya.

Perlu diketahui gugatan Aliansi LSM yang akan dilayangkan ke PTUN yakni desakan pembatalan perwali no 12 Th 2021 tentang Pelaksanaan Pembangunan Rumah Sakit Baru Kota Probolinggo.

Kamari selaku juru bicara Aliansi, menyampaikan kepala daerah harus melihat kondisi serta hal hal prioritas apa saja yang harus disegerakan, khususnya untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.

“Inilah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat tidak ada tedensi apapun, kami selalu mendukung semua program jika itu baik untuk masyarakat, sebelumnya kami sudah layangkan surat protes terkait Pembangunan RS baru karena dinilai terburu buru sedangkan kondisi ekonomi masyarakat di kota Probolinggo masih 100% belum pulih karena pademi,surat itu kami layangkan pada hari Rabu (25/08/2021) lalu,namun tidak ada tanggapan dari pihak Pemkot,” pungkasnya.

Disisi lain saat Walikota Probolinggo dihubungi via WhatsApp belum memberikan tanggapannya hingga berita ini diterbitkan.

Related posts