AMKI Anggap Kasus Direktur RSUD Jayapura Murni Kriminalisasi

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Angkatan Muda Kemah Injil (AMKI) di Tanah Papua menyebut kasus hukum yang menyeret Direktur RSUD Jayapura, Aloysius Giyai merupakan bentuk kriminalisasi.

Kuat dugaan, kasus yang beberapa waktu lalu dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan tersebut punya motif mendiskreditkan Alo, seorang tokoh yang justru punya kontribusi besar dalam pembangunan kesehatan di tanah Papua.

Read More

banner 300250

“Kami tentu sangat menyayangkan kasus ini yang jelas-jelas menurut informasi yang kami himpun sangat sumir karena diduga ada motif lain untuk melakukan kriminalisasi terhadap Dokter Alo,” kata Ketua Umum Angkatan Muda Kemah Injil (AMKI) di Tanah Papua Nason Utty dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (9/2).

Nason menjelaskan kuatnya dugaan kriminalisasi dalam kasus ini karena sampai saat ini apa yang disampaikan oleh pelapor tidak jelas dan tidak didukung bukti-bukti yang jelas.

Bagi Nason, yang justru kelihatan adalah upaya membangun opini seolah-olah ada peristiwa seperti yang dituduhkan.

“Ini harus dihentikan. Apalagi semua tahu bahwa antara pelapor dan terlapor punya hubungan kekerabatan yang sudah terjalin selama kurang lebih 20 tahun,” ungkapnya.

Nason menuturkan, antara pelapor dan yang dilapotkan itu tinggal satu kompleks di Jayapura, bahkan satu komunitas Gereja juga.

“Dokter Alo juga sering bantu keluarga ini sudah seperti saudara sendiri. Dan anak yang diduga korban sudah seperti cucu sendiri. Kelihatan sekali ada upaya untuk membunuh karakter Dokter Alo” terang Nason.

Ia menjelaskan figur Alo untuk orang Papua adalah sosok pembaharu terutama di sektor kesehatan. Beliau adalah peletak dasar pradaban pembangunan di bidang kesehatan Provinsi Papua selama kurang lebih 15 tahun.

“Semua orang Papua tau bagaimana kiprah dia dalam memajukan kesehatan di Papua. Ada berapa rumah sakit yang dibangun, fasilitas kesehatan yang memadai dan sekarang saat beliau sedang berusaha memperbaiki fasilitas rumah sakit Dok 2 Jayapura, tiba-tiba ada isu ini. Ada apa ini sebenarnya?” tanya anggota DPR Provinsi Papua tersebut.

Bagi AMKI, sosok Alo harus diselamatkan sehingga tidak terjebak dalam upaya orang-orang tertentu yang punya motivasi lain untuk melakukan pembunuhan karakter. “Maka itu kami tegaskan untuk hentikan cara-cara tidak etis yang membunuh karakter, harga diri dan karier massa depan orang dengan isu atau opini yang sesat seperti ini. Saatnya kita kedepankan semangat kekeluargaan untuk selesaikan soal ini,” pungkas Nason.

AMKI kata Nason melihat kasus ini adalah murni kriminalisasi dan karena itu segera dihentikan. Bahkan jauh lebih baik jika kedua belah pihak duduk bersama dan menyelesaikannya secara kekeluargaan.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60