Apresiasi Kontes Bandeng kawak, Pj Gubernur Adhy Karyono Sebut Gresik Penyumbang Produk Ikan Bandeng 27 persen di Jawa Timur,

Gresik,LiraNews – Tradisi pasar bandeng atau kontes bandeng kawak merupakan tradisi tiap Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, yang digelar di Kota Gresik. Sejak Hari Jum’at 6 April 2024

Keluar sebagai juara kontes bandeng kawak kali ini, diraih petani petambak
asal Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Syaifullah Mahdi, menjadi juara Kontes Bandeng Kawak 2024.

Read More
banner 300250

“Membudidayakan bandeng kawak ini membutuhkan waktu hampir 12 tahun”, ucap Syaifullah Mahdi, petani tambak yang berhasil raih juara pertama,

Kemudian dari budidaya tersebut dipilih beberapa ikan bandeng yang berkualitas lalu dikembangkan lagi sampai tumbuh besar.

Menurutnya, Budidaya bandeng kawak gampang-gampang susah. Bila salah dalam memeliharanya ikan tersebut tidak bisa tumbuh besar,

Menjadi langganan bagi dirinya setiap ada kontes bandeng kawak, dan Alhamdulillah Kontes tahun ini, kami mengirimkan dua bandeng, masing masing menjadi juara pertama dan kedua, ungkapnya

Menurut Bupati Fandi Akhmad Yani bahwa Pasar bandeng ini memiliki dampak secara umum, karena mengundang banyak sekali UMKM yang berjualan di sekitar Pasar Bandeng,

Pasar bandeng merupakan budaya warisan tak benda yang telah eksis sejak ratusan tahun lalu, tepatnya sejak zaman Sunan Giri.

“Ini merupakan tradisi dan budaya yang turun-temurun sejak eranya Mbah Sunan Giri. Tradisi ini harus terus kita jaga dan rawat sebagai daya tarik khas Gresik,” paparnya

Sebanyak 27 persen produk ikan bandeng di Jawa Timur berasal dari Kabupaten Gresik. Pungkas Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono sembari mengapresiasi pemerintah daerah yang sukses melestarikan produk unggulan bandeng

Sambungnya, kami sangat mendukung, karena kontes bandeng kawak ini perlu dilestarikan dan dikembangkan supaya ekonomi akan bergerak dan budaya terlestarikan,

Dengan Festival ini setidaknya membuat masyarakat Gresik memiliki event khas dan mendorong wisata dan perekonomian Gresik, terangnya, Senin (8/4/2024)

Sebagaimana diketahui bahwa Ikan bandeng yang dibudidayakan memiliki berat 13,1 kilogram milik Syaifullah Mahdi dari Desa Pangkahwetan sabet juara satu

Juara kedua diraih oleh Askin, asal Desa Pangkahwetan dengan berat 11 kilogram, dan juara ketiga bandeng dengan berat ikan 8 kilogram milik Zainal Abidin asal Desa Watuagung, Kecamatan Bungah,

Terlebih lagi para pemenang Kontes Bandeng Kawak itu, mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp75 juta, masing masing untuk juara pertama Rp.30 juta, Rp25 juta juara kedua dan juara ketiga senilai 20 juta

Selain kemeriahan Kontes bandeng kawak yang merupakan puncaknya acara yang dinanti oleh masyarakat Gresik,

Juga terdapat pasar rakyat dan masyarakat sekitar dapat menikmati makanan gratis yang telah disediakan.

Masyarakat tidak hanya lokal, juga luar daerah pun datang memadati area kontes bandeng kawak yang digelar oleh Pemkab Gresik di Bandar Grisse. LN-Heri

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *