Arsul Sani: Komisi III DPR RI Masih Percaya Polri Tangani Kasus Terorisme

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani menyatakan, dirinya masih mempercayai kepemimpinan Jenderal Idham Azis meskipun belum 100 hari kepemimpinannya telah terjadi kasus terorisme yakni, bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara.

Hal tersebut dikatakan Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (20/11/2019) sebelum mengikuti Rapat Kerja (Raker) Komisi III DPR RI dengan Kapolri beserta jajaran Kapolda seluruh Indonesia.

“Sudah seharusnya kita memberikan kesempatan kepada Pak Idham untuk membuktikan kapasitasnya sebagai Kapolri. Saya kira Pak Idham sudah berpengalaman dalam hal pemberantasan terorisme,” katanya.

Menurut Arsul, lulusnya Idham Azis dalam fit dan proper test calon Kapolri telah menunjukkan, Idham Azis pantas menduduki jabatan Kapolri.

“Pak Idham kan telah lulus fit and proper test calon Kapolri. Tentunya dangan lulusnya membuktikan bahwa beliau sangat pantas menduduki jabatan sebagai Kapolri. Jadi tidak tepat sebetulnya kalau dikatakan Pak Idham diragukan kapasitasnya sebagai Kapolri,” tegasnya.

Raker Komisi III DPR RI Dengan Kapolri

Komisi III DPR RI akan menggelar Raker dengan Kapolri Jenderal Idham Azis beserta seluruh jajaran Kapolda seluruh Indonesia hari ini, Rabu (20/11/2019).

Raker ini merupakan rapat sekaligus pertemuan perdana antara Komisi III DPR dengan Kapolri yang baru.

“Ini pertemuan pertama untuk pengenalan,” tutur Arsul.

Wakil Ketua MPR RI tersebut mengungkapkan, agenda rapat hari ini selain pengenalan adalah pemaparan evaluasi anggaran dan pengawasan.

“Selain itu, Komisi III DPR juga akan membahas isu-isu terkini yang terjadi di Indonesia, termasuk insiden bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan dan serangkaian aksi terorisme yang terjadi belakangan ini,” pungkasnya. LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60