Arsul Sani: Lupakan Wacana Membuka Hubungan Diplomatik Dengan Israel

Gravatar Image
  • Whatsapp
Wakil Ketua DPP PPP Arsul Sani

Jakarta, LiraNews – Menyikapi tindak kekerasan oleh aparat keamanan Israel terhadap warga Palestina, khususnya umat Islam yang sedang beribadah di Masjid Al-Aqsa, Wakil Ketua DPP PPP Arsul Sani meminta agar seluruh elemen pemerintahan tidak ada lagi yang berpikir tentang menjalin hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Israel, meskipun hubungan diplomatik seperti itu bisa jadi ada manfaat ekonomisnya bagi Indonesia.

Bagi PPP, lanjut Wakil Ketua MPR RI ini, tindakan kekerasan brutal yang berulang terhadap warga Palestina, kali ini khususnya terhadap umat Islam yang akan melakukan ibadah sholat di Masjidil Aqsa, merupakan watak asli pemerintahan Zionis Israel yang tidak peduli terhadap concern dunia internasional.

Read More
banner 300250

“Karenanya, jika masih ada unsur-unsur pemerintahan yang berpikir tentang opsi membuka hubungan diplomatik dengan Israel atau bahkan jika ada yang diam-diam melakukan hubungan-hubungan dengan Israel, maka mereka itu melupakan salah satu cita-cita bernegara yang tercantum dalam UUD 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi, kemerdekaan, dan keadilan sosial,” papar anggota Komisi III DPR RI ini.

Sebagai bentuk konsisten dukungan dan solidaritas terhadap umat Islam Palestina, tambah legislator asal Dapil Jateng 10 ini, PPP juga meminta kepada Pemerintah RI khususnya Kemlu untuk tidak hanya berhenti pada statement mengecam atau mengutuk keras tindak kekerasan Israel tersebut, tetapi juga melakukan langkah-langkah penggalangan diplomatik untuk menekan Israel.

“Apalagi kecaman yang sama juga dilakukan oleh sejumlah negara non muslim seperti Selandia Baru, Skotlandia, dan lain-lain,” tutup Arsul Sani. LN-RON

Related posts