Aung San Suu Kyi Ketakutan Hadiri Sidang Majelis Umum Pbb

  • Whatsapp
banner 468x60

Myanmar, LiraNews.com – Pimpinan Myanmar Aung San Suu Kyi absen menghadiri Sidang Majelis Umum PBB yang akan digelar di New York, pekan depan.

Absennya Suu Kyi karena ketakutan menghadapi sidang dugaan kasus pembantaian etnis Muslim Rohingya di Myanmar. Rencananya, agenda sidang membahas terbunuh dan terusirnya ribuan manusia di Negeri Burma itu.

“Dia (Suu Kyi) berupaya mengendalikan situasi keamanan, untuk mendapatkan perdamaian internal dan stabilitas dan mencegah menyebarnya konflik komunal,”  ujar juru bicara kantor Suu Kyi, Zaw Htay seperti dikutip kantor berita Reuters, kemarin.

Berbagai pihak mengecam pemimpin de facto di Myanmar ini karena dianggap diam atas kekerasan yang terjadi terhadap Muslim Rohingya di negaranya. Peraih nobel perdamaian itu mempunyai peran besar menghentikan kekerasan di Rakhine.

Sejak 25 Agustus lalu, kekerasan kembali marak di Rakhine, ketika kelompok militan Rohingya melancarkan serangan ke puluhan pos polisi dan pangkalan militer.

Militer Myanmar merespons serangan tersebut dengan melancarkan operasi militer besar-besaran, yang telah menyebabkan lebih dari 300 ribu warga Rohingya mengungsi ke Bangladesh.

PBB melaporkan, sudah ada 370 ribu orang, lebih dari sepertiga jumlah populasi penduduk Rohingya di Myanmar mengungsi di Bangladesh. Belum lagi dengan dugaan korban tewas dan desa yang dibakar di Rakhine.

Alhasil, Suu Kyi dikecam. Banyak yang meminta nobel perdamaian yang disematkan kepadanya pada 1991 dicabut. Di Indonesia, petisi desakan mencabut nobel ini hingga semalam mencapai 419.533 orang.

Tekanan internasional terus membesar terhadap Myanmar untuk mengakhiri kekerasan di negara bagian Rakhine yang bermula 25 Agustus lalu.

Para pengungsi, dan kelompok-kelompok hak asasi manusia, menggambarkan meluasnya serangan di desa-desa Rohingya di Rakhine State oleh pasukan keamanan dan etnis Buddha di Rakhine, yang membakar desa-desa muslim. LN-DIT

banner 300x250

Related posts

banner 468x60