Awas! Banyak Penipuan Kuota Gratis di Tengah Wabah Corona

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Anjuran pemerintah agar masyarakat tidak keluar rumah (DiRumahAja) dan bekerja dari rumah (work from home) ternyata dimanfaatkan oleh oknum penipu bermodus kuota internet gratis.

Karena itu, Mabes Polri mengingatkan kepada warganet agar berhati-hati, jangan tergiur oleh berita HOAK dengan iming-iming kuota gratis yang ujungnya hanyalah penipuan.

Read More

banner 300250

“Hati-hati bapak ibu, akhir-akhir ini banyak oknum yang memanfaatkan kesempatan dengan melakukan penipuan dengan modus baru memberikan internet gratis dengan mengatasnamakan pemerintah, provider, atau bahkan google,” demikian disampaikan dalam jejaring sosial Mabes Polri, Sabtu (11/4/2020).

Setelah dicermati dan pelajari, cara kerja para penipu itu adalah dengan membuat link abal-abal atau palsu, kemudian mereka meminta warganet untuk membagikan link gratis pulsa tersebut skitar 7-10 kali share ke sosmed warganet.

Setelah selesai membagikan, maka warganet akan diminta untuk mengisi data-data pribadi seperti nama lengkap, nomor telp, nomor KTP, nomor KK.

“Informasi data probadi ini merupakan hal yang sangat berbahaya jika kita sampai memberikannya. Karena dari data tersebut si oknum penipu bisa memanipulasi akses ke data digital kita seperti rekening bank, internet banking, email, uang virtual seperti gopay, ovo dan lainnya,” jelas Mabes Polri dalam situsnya.

Diingatkan juga bahwa sudah banyak kejadian belakangan ini, kasus-kasus pencurian atau pembobolan rekening bank dengan memanfaatkan data digital seseorang.

“Mohon waspada. Semoga kita dilindungi dari cybercrime dan tetap waspada. Jangan sembarang kita memberikan data-data kita. Berfikirkan cerdas,” tutup info Mabes Polri.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60