Perkuat Soliditas dan Legalitas, Keluarga Paguyuban Sopir Gabung FSPTSI

  • Whatsapp
Keluarga Paguyuban Sopir (KPS) FSPTSI
banner 468x60

Jakarta, LiraNewa – Para sopir yang tergabing dalam Keluarga Paguyuban Sopir (KPS) telah melakulan kontemplasi mendalam dan berkomitmen untuk bergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia (FSPTSI).

Ketua Paguyuban KPS, Madyudi mengatakan, kesepakatan bergabung dengan FSPTSI sebagai ikhtiar bersama dalam mewujudkan cita-cita besar organisasi, termasuk dalam meningkatkan kesejahteraan para anggota.

Read More

banner 300250

“Kami bergabung bersama FSPTSI agar aspirasi yang selama ini kami inginkan dan dicita-citakan dapat tersampaikan dan tersalurkan,” ujar Madyudi di Jakarta, Minggu (22/11/2020).

Madyudi menjelaskan, Paguyuban KPS yang memiliki slogan unik, yakni Berseru Kita Satu, Bersatu Kita seru. Mereka meyakini FSPTSI yang dipimpinan HM. Jusuf Rizal akan menjadi rumah besar para sopir di seluruh Indonesia.

Kata Madyudi, dengan soliditas yang terbangun dalam FSPTSI, maka aspirasi perjuangan besar para sopir dapat lebih mudah diwujudkan.

“Kami juga berharap agar profesi pengemudi tidak dipandang sebelah mata dan memiliki legalitas dan diakui pemerintah,” imbuhnya.

DOKC FSPTSI

Madyudi menuturkan, Paguyuban KPS didirikan di Jakarta pada 26 November 2017. Kominitas ini terdiri dari sopir Pribadi dan sopir barang. Hingga saat ini ada 125 orang yang aktif dan militan dalan organisasi KPS.

Ada empat tokoh pendiri Paguyuban KPS, yakni Madyudi, Suroso, Mulyono, dan Dahlan. Adapun kepengurusan inti KPS saat ini adalah Madyudi (Ketua), Mahfud (Wakil Ketua), Kurniawan (Sekjen), Salim Riyadi (Bendahara), dan Ato Tanoto (Sekretaris).

“Paguyuban KPS didirikan dengan tujuan untuk menjalin tali silaturahmi sesama pengemudi serta memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk para pengemudi,” tandas Madyudi.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60