Banjir Besar Melanda Katingan , Sekwil LSM LIRA Kalteng: Mereka Adalah Saudara Kami, Mitra Kami

Gravatar Image
  • Whatsapp

Kalteng, LiraNews – Memperhatikan gerakan air yang begitu cepat dengan debit yang sangat tinggi mengaliri sungai Katingan dari utara menuju selatan kab. Katingan, LSM LIRA Kalteng segera melakukan rapat koordinasi darurat di kantor DPW LSM LIRA Kalteng Jalan Sangga buana 2 Palangkaraya, 8 September 2021.

Hasil rapat koordinasi darurat tersebut menyepakati penerjunan relawan dari LSM LIRA Kalteng ke titik rawan banjir, untuk melakukan investigasi, pemantauan dan penanganan, termasuk penyaluran bantuan dan evakuasi, selanjutnya menunjuk Sekwil LSM LIRA KALTENG, Supardi,Ditunjuk sebagai koordinator relawan LSM LIRA Kalteng penanganan bencana banjir Katingan.

Dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, LSM LIRA Kalteng menggandeng Muhammadiyah Disaster Management Center ( MDMC ) Kalteng yang di koordinatori oleh Apri Husin Rahu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Palangkaraya.

Setelah melakukan pengumpulan data dan pengkajian, LSM LIRA Kalteng dan MDMC Kalteng sepakat untuk mendirikan Posko di wilayah selatan Katingan, mengingat air sudah dengan cepat meninggalkan wilayah utara dan menuju ke wilayah selatan Katingan, disamping air pasti akan bertahan cukup lama di wilayah selatan, disebabkan oleh pasang air laut.

“ Pada awalnya kami kesulitan melakukan distribusi logistik, hal tersebut disebabkan oleh terputusnya akses jalan poros menuju wilayah selatan Katingan LSM LIRA Kalteng.

Ketika ditanya seputar kegiatan LSM LIRA Kalteng dalam menangani banjir tersebut, supardi mengungkapkan bahwa LSM LIRA Kalteng memulai dengan mendirikan posko, kemudian mendistribusikan logistik untuk dapur umum MDMC Kalteng, selanjutnya menggalang kerjasama dengan Relawan-relawan lain termasuk relawan dari Kalimantan Selatan yang berbondong-bondong menuju Kalteng untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.

“Yang tidak kalah pentingnya juga adalah informasi, maka kita berusaha memanfaatkan saluran informasi publik  yang ada seperti Facebook, WA dan lainya untuk menyampaikan informasi kepada publik, agar mereka tau, kemudian dapat mengukur tingkat kedaruratan banjir di Katingan kali ini, ternyata banyak pihak yang menyimpulkan bahwa ini adalah banjir luar biasa dengan tingkat kedaruratan yang tinggi, hal tersebut dibuktikan dengan berbondong-bondongnya relawan dan logistik dari berbagai daerah, termasuk dari luar Kalimantan Tengah, bahkan sampai saat ini masih banyak relawan dari Kalimantan Selatan yang bertahan disini untuk tetap dapat membarikan bantuan kepada masyarakat Katingan yang terdampak banjir,” ungkap Supardi.

“Kami juga terus menggalang kerjasama dengan posko-posko lain yang masih beroperasi,  jika tidak ada logistik ataupun bantuan materi yang mengalir melalui kami, maka kami memposisikan diri untuk menjadi mitra, pendamping dan pengawal relawan dari luar daerah yang datang kemari, agar bantuan yang mereka salurkan betul-betul efektif, tidak tumpang tindih dan adil merata, sedikit sama sedikit, banyak sama banyak. Kami tidak memandang baju mereka, bendera mereka, ketika mereka bergerak kesini untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana ini, mereka adalah saudara kami, mitra kami” pungkas sekwil LSM LIRA Kalteng tersebut.

Ditempat terpisah Gubernur LSM LIRA Kalteng Tatang Satriawan memberikan apresiasi kepada relawan LSM LIRA Kalteng, para donatur serta jajaran LSM LIRA seluruh Indonesia yang telah membantu LSM LIRA Kalteng  dalam melakukan kegiatan kemanusiaan di Katingan “ kami sangat berterima kasih, selanjutnya saya akan memanggil seluruh jajaran pengurus DPW LIRA Kalteng untuk rapat pembentukan Badan Penanggulangan Bencana LSM LIRA Kalteng, agar LSM LIRA Kalteng semakin siap bergerak katika ada bencana di wilayah ini, baik bergerak sendiri, maupun bersama-sama organisasi lainya,” pungkasnya. LN-TIM

 

Related posts