Banyak Terungkap Dari Praktek Pesta Seks Sesama Jenis

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Banyak yang terungkap dari praktek pesta seks sesama jenis yang diperagakan dalam rekontruksi oleh penyidik Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorar Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Sebanyak 26 adegan diperagakan oleh sembilan orang pelaku diantaranya dua orang pasangan terpilih berhubungan badan tanpa pintu ditutup dan disaksikan oleh peserta lainnya.

Read More

banner 300250

“Jika ada yang orgasme maka pemenang ditentukan dengan banyaknya tepuk tangan dari peserta lain yang menonton,” kata seorang penyidik yang menjalankan rekonstruksi di gedung Man Hall, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kamis (3/9).

“Dua peserta terpilih diminta melakukan hubungan badan di kamar tanpa boleh menutup pintu kamar. Lalu peserta pasangan lain melakukan hubungan badan dengan posisi berdiri di salah satu pojok kamar,” lanjutnya

Penyidik juga menyebut adanya adegan oral seks pada praktek seks sesama jenis.

Sebelumnya panitia penyelenggara telah memilah peserta gay yang berperan sebagai laki-laki atau Top, yang berperan perempuan atau Bottom, atau bisa keduanya atau Vers.

“Tersangka TRF atau ketua penyelenggara memutar musik, dan meminta peserta setiap kategori memutar botol air mineral secara estafet,” jelas penyidik.

Agar suasana lebih romantis, adegan seks juga dilantunkan, bila musik berhenti, maka peserta yang memegang botol air mineral terpillih dalam permainan.

“Sehingga terpilih 3 Top dan 3 Bottom untuk permainan pertama dan mereka dipasangkan, untuk melakukan oral seks. Dimana peserta bottom melakukan oral seks terhadap peserta top,” ujar penyidik.

Menurut penyidik, untuk meningkatkan gairah seks panitia juga menampilkan film porno di sejumlah televisi yang terpasang di ruangan.

Panitia sudah menyewa Rp1,3 juta permalam untuk ruangan di Apartemen Kuningan, Setia Budi, Jaksel.

Penyewaan dilakukan oleh tersangka Teuku Ramzy Farrazy (25) alias TR, dengan mendatangi langsung hotel pada Jumat (28/8).

Sedangkan acara pesta seks digelar Jumat (28/8) pukul 21.00 hingga Sabtu (29/8) pukul 03.00 dinihari.

“Tersangka TRF mendatangi hotel yang akan dipakai untuk acara dan melakukan pembayaran sewa Rp 1,3 Juta untuk satu malam,” ungkap penyidik.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, dalam 26 adegan rekonstruksi yang diperagakan 9 tersangka dan para saksi kasus penyelenggaraan pesta seks sesama jenis di Kuningan, Jakarta Selatan. Apakah ada penambahan.

“Ada 26 adegan yang akan diperagakan pelaku dan saksi dalam rekonstruksi ini. Apakah ada penambahan atau pengurangan kita lihat saja jalannya rekonstruksi,” kata Yusri Kamis (3/9).

“Yakni sejak perencanaan sampai persiapan yang dilakukan tersangka, serta bagian di saat pelaksanaan pesta seks sesama jenis ini dilakukan,” lanjut Yusri.

Mantan Anjak Divisi Humas ini mengungkapkan, rekonstruksi untuk mengetahui peran para pelaku yang nantinya disingkronkan di berita acara pemeriksaan (BAP) dengan kejadian dilapangan.

“Jadi peran mereka masing-masing jelas dalam kasus ini dan dipastikan semuanya setelah direkonstruksi,” pungkas Yusri. LN-SAP

banner 300x250

Related posts

banner 468x60