Bela Tambang, Pemda Bima Penjarakan Tiga Aktivis Lingkungan

  • Whatsapp
banner 468x60

Bima, LiraNews – Perdebatan dan perbedaan cara pandang terus bergulir antara aktivis Anti tambang dengan pemerintah kabupaten bima, berakhir dengan penjara tiga aktivis yang menolak penggarapan tambang pasir besi di kecamatan Wera kabupaten Bima yang dikelolah oleh PT. Jagat Mahesa Karya (JMK) Jum’at, 02/02/2020.

Menurut, Raden Hartono,aktivis Bima ” Keberadaan tambang pasir di kecamatan Wera hari ini menghadirkan dampak negatif yang amat membahayakan, pasalnya diarea tambang tersebut terdapat gunung aktif yaitu gunung Sangiang yang sampai hari ini terus mengeluarkan abu vulkanik dan kami mendungga itu dikarenakan keberadaan tambang tersebut.

Raden menambahkan, bukan hanya itu, dampak tambang tersebut dapat merusakkan lingkungan seperti hancurnya biota laut, krisis air bersi dan lain-lain yang sangat vital sekali.

fhyan juga menambahkan, akibat perjuangan melawan tambang pasir besi hingga saat ini tiga aktivis penolak tambang tersebut masih dijeruji besi karena dipenjarakan oleh Pemda Bima, dan sangat menyayangkan sekali pemerintah Bima tidak pernah sama sekali untuk angkat suara terkait tambang tersebut, justru terkesan mendukung dan melindungi aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT.JMK.

Dengan keberadaan tiga aktivis tersebut, maka kami akan segera melakukan aksi besar-besar dan memboikot semua jalan ekonomi sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintah Bima yang zolim. LN-SUB

banner 300x250

Related posts

banner 468x60