Belikan Smartphone Baru, Komunitas Masyarakat Sidoarjo dan LDC Bantu Disabilitas Merintis Bisnis Online

Gravatar Image
  • Whatsapp

Sidoarjo, LiraNews – Komunitas Masyarakat Sidoarjo (KMS) bersama LIRA Disabolity Care (LDC) memberikan bantuan hibah Smart Phone baru kepada seorang penyandang disabilitas daksa bernama Rahmat Mooertopo (47 tahun) untuk memulai bisnis barunya setelah tidak lagi mendapatkan bantuan sosial (Bansos).

Ketua KMS drg. Dwi Wahyu Indrawati, M.Kes. S.PERIO. bersyukur bahwa dalam suasana pandemi masih bisa berpartisipasi dan berkolaborasi untuk meringankan beban penyandang disabilitas yang terdampak pandemi Covid-19.

Read More
banner 300250

“Alhamdulillah, kita bergerak cepat setelah mendapatkan informasi broadcast di group Whats App dari mas Majid (Abdul Majid-Ketua LIRA Disability Care, red) bahwa ada difabel yang mau membuka bisnis baru tetapi terkendala persoalan smartphone,” ujar  Dokter Dwi kepada awak media setelah serah-terima smartphone di Balai Desa Gading Kecamatan Krembung Sidoarjo, Sabtu (2/10/2021).

“Semoga dengan smartphone android baru yang kita berikan, dapat membantu pak Rahmat untuk memulai bisnis barunya,” lanjut Dokter Dwi.

Kedepannya, KMS akan terus berbagi kebaikan kepada semua masyarakat, sekaligus saling gotong royong bersama membangun Kabupaten Sidoarjo tercinta.

Sementara itu, Rahmat Moertopo penyandang disabilitas daksa merasa bersyukur atas bantuan yang telah diterima dari KMS.

“Terimakasih kepada dokter Dwi dan KMS yang sudah memberikan saya handphone baru,” katanya.

Rahmat senang karena dapat memulai bisnis barunya agar tidak lagi tergantung pada keluarga. Dengan Smartphone ini, ia bertekat akan bekerja keras untuk merintis bisnis jualan.

“Tak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada kawan-kawan LIRA yang telah memfasilitasi saya untuk dipertemukan dengan KMS, Mitra Kunci – Usaid, dan AJBS Group sehingga saya dapat memulai usaha baru saya di bidang kuliner,” tandas pria asal Kecamatan Candi itu.

Sebelumnya, LIRA Disability Care “LDC” mendaftarkan Rahmat Moertopo untuk mengikuti program bantuan lapak berjualan bagi penyandang disabilitas dari Mitra Kunci-usaid yang berkolaborasi dengan AJBS group untuk memulai usaha baru di bidang kuliner.

Namun, dirinya mengaku tidak mempunyai smartphone andoroid sebagai syarat mengikuti program itu untuk membuat laporan penjualan secara online di aplikasi yang ada di play store.

Setelah berkonsultasi dengan kawan-kawan LIRA Disability Care, akhirnya Rahmat berhasil dipertemukan dengan para donator untuk mengatasi persoalan yang tengah di hadapinya.

Related posts