Belum Penuhi Syarat, Anton Tabah Minta Vaksinasi Rubella Dihentikan

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat, Brigjen Pol (Purn) Anton Tabah Digdoyo menyarankan vaksinasi Measles Rubella untuk anak-anak usia 6 hingga 15 tahun yang dilakukan Kementerian Kesehatan RI untuk dihentikan sementara.

“Program vaksinasi Rubella dihentikan terlebih dahulu hingga ada kejelasan fungsi, kehalalan, dan wabah campak yang meluas di Indonesia yang memaksa keadaan darurat,” ujar Anton dalam keterangannya.

Apalagi, jelasnya, isu kehalalan bagi bangsa Indonesia, katanya, sangat sensitif apa guna berobat atau bervaksinasi jika haram?

“Demikian keluh masyarakat yang saya pantau. karena itu ICMI bisa memahami keluh MUI yang merasa dilangkahi dengan progam tersebut,” katanya..

Menurutnya, untuk menentukan program vaksinasi nasional dibutuhkan tiga syarat yang wajib untuk dipenuhi.

Pertama, penyebaran penyakit tersebut dalam keadaan darurat dan sudah meluas di Indonesia dengan ditandai adanya korban yang berjatuhan.

“Kedua wajib disertifikasi kehalalannya oleh MUI Pusat dan ketiga harus diperkuat institusi terkait,” terang mantan sekretaris Presiden ke2 Soeharto.

Menurutnya, hingga saat ini ketiga syarat itu sama sekali belum terpenuhi hingga saat ini.

Apalagi ada isue program tersebut hanya diberlakukan di negara-negara mayoritas penduduk muslim?

“Saya sepaham dengan MUI Pusat agar program vaksinasi Rubella yang katanya untuk mencegah penularan wabah penyakit campak di Indonesia ditunda dulu,” pungkasnya. LN-JMP

banner 300x250

Related posts

banner 468x60