Benahi Kinerja Puskesmas dan Rumah Sakit, Bupati Probolinggo Mutasi 119 Pejabat

Gravatar Image
  • Whatsapp

Probolinggo, LiraNews – Sebanyak 119 orang pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dimutasi.

Meliputi pejabat eselon II sebanyak 2 orang, eselon III (27 orang), eselon IV (43 orang), dan pejabat fungsional (47 orang).

Read More
banner 300250

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan di Pendopo Prasadja Ngesti Wibawa, Kabupaten Probolinggo, Sabtu 19 Juni 2021.

Mutasi ini dilaksanakan sesuai dengan penerapan protokol kesehatan dan dipimpin Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, SE, dihadiri oleh Ketua DPRD kabupaten Probolinggo, Wakil Bupati, jajaran kepala dinas serta wartawan media .

Mutasi ini dalam rangka pengisian jabatan dan adanya perubahan nomenklatur sesuai Peraturan Pemerintah nomer 72 tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

Ditindaklanjuti dengan diterbitkannya Peraturan Bupati tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja pada 5 Perangkat Daerah. Yakni Inspwktorat, Dinas Kesehatan, RSUD Waluyo Jati, RSUD Tongas, dan Puskesmas.

Dalam sambutannya, Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari menegaskan Kepala Puskesmas merupakan gugus tugas terdepan dan ujung tombak dalam mengatasi pandemi.

“Kepala Puskesman harus selalu bergerak cepat dalam prevensi deteksi dan respon dalam pencenggahan covid 19, demi optimalisasi dan peningkatan pelayanan publik khususnya di masa pandemi Covid-19 baik dilevel individu keluarga dan masyarakat,” tegas Tantri.

Ia menegaskan, seruan ini bukan saja berlaku kepada kepala puskesmas atau unsur kesehatan saja, tapi juga seluruh jajaran Pegawai yang berada di jajaran pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan tugas.

Khusus untuk perubahan tata kerja dan struktur pada Inspektorat, Tantri mengatakan, diharap agar lebih independen dan obyektif dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Related posts