BMI Partai Demokrat Dukung Perjuangan Buruh Gagalkan RUU Omnibus Law

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Bintang Muda Indonesia (BMI) menilai demonstrasi para buruh menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja atau Omnibus Law adalah bentuk idealisme dan konsistensi perjuangan kaum pekerja di Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi jejak perjuangan teman-teman buruh. Ini adalah idealisme para buruh dalam memperjuangkan haknya,” ujar Ketua Bidang Advokasi DPN BMI, Eben Eser Ginting, S.H, Rabu (26/8/2020).

Read More

banner 300250

Eben memahami, konsistensi para buruh ini penuh dengan cobaan. Sebab ada banyak pihak yang meminta dan mencegah agar para buruh tak melakukan aksi demo penolakan terhadap RUU Omnibus Law. Namun semua cobaan itu ditangkis, karena materi RUU Omnibuslaw banyak memukul nasib buruh.

Eben menilai, BMI sebagai organisasi sayap Partai Demokrat punya nafas perjuangan yang sama dengan para buruh. Bahkan nenjadi satu-satunya partai yang menolak RUU Omnibus Law.

Karena itu, kata Eben, Partai Demokrat bisa menjadi pilihan para buruh kedepan, bila tak ingin nasibnya diberengus oleh kaum kapitalisme radikal.

“BMI tegas bersama Buruh sesuai dengan intruksi Partai Demokrat yang menolak RUU Omnibuslaw, kami mencita-citakan saatnya Presiden Joko Widodo kembali pada Buruh karena ia dipilih juga oleh suara Buruh maka tak mungkin kita membiarkan Presiden dibisiki oleh menteri-menteri berwatak inlender disekitarnya yang ingin memaksakan RUU Omnibuslaw,” tegasnya.

Dalam pengkaderan BMI, Eben menyebut, banyak terdapat teman-teman buruh sehingga BMI ikut merasakan ancaman berat bila RUU Omnibus Law disahkan menjadi undang-undang.

“Partai Demokrat dan BMI tak kan pernah lelah menjadi rumah aspirasi bagi teman-teman buruh, nasib mereka sudah berat, kami melihat menteri-menteri dan partai pendukung Jokowi harus dipertanyakan komitmennya pada buruh bila RUU ini tetap mereka perjuangkan,” pungkas Eben Eser Ginting, S.H,.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60