Boy Dawir: Pemerintah Mestinya Angkat Banyak SDM Asli Papua Jadi Pejabat di Kementerian dan Lembaga Negara

Gravatar Image
  • Whatsapp

Jakarta, LiraNews – Besarnya perhatian pemerintah pusat dalam membangun Papua saat ini perlu juga didukung dengan upaya afirmatif untuk menarik sebanyak mungkin sumber daya manusia (SDM) Orang Asli Papua untuk menduduki jabatan strategis di Kementerian atau Lembaga-lembaga negara.

“Hal ini bukan saja untuk membantu peningkatan kualitas SDM, juga efektif dalam memastikan azas keadilan bagi Orang Asli Papua yang dalam banyak hal belum cukup mendapat tempat,” ujar Anggota DPR Papua Boy Markus Dawir kepada wartawan, Jumat (8/10/2021) sekaligus merespon agenda besar pembangunan pemerintah pusat di Papua.

Read More
banner 300250

Boy mengakui, Pemerintah Presiden Jokowi tentu sangat masif melakukan pembangunan infrastruktur, apalagi ada perhelatan PON di Papua yang ikut mendorong pembangunan.

“Tetapi alangkah baiknya jika upaya-upaya tersebut dibarengi juga dengan pemerataan akses bagi SDM Orang Asli Papua untuk juga bisa ditarik ke Pusat dan mereka bisa menempati posisi strategis di Kementerian atau Lembaga-lembaga negara,” ungkap Boy.

Dijelaskan selama ini tidak banyak atau bahkan belum ada Orang Asli Papua yang misalnya menduduki jabatan Eselon I di Kementerian atau Lembaga Negara. Padahal salah satu aspek penting pemberdayaan dan pembangunan Papua adalah aspek Sumber Daya Manusianya.

“Setidaknya catatan kami sampai saat ini belum ada itu Dirjen di Kementerian orang asli Papua. Kalau soal layak, sebenarnya banyak yang mampu untuk ditarik ke situ. Nah kami dorong agar ini menjadi perhatian Pak Presiden juga sehingga anak-anak Papua hari ini punya semangat dan rasa bangga berada di pangkuan NKRI ini,” lanjut Boy.

Menurut dia, Pemerintah bisa menjadikan ini sebagai kebijakan afirmatif. Apalagi selama ini kalau bicara Papua tidak jauh dari soal ketidakadilan, diskriminatif dan peminggiran lainnya.

“Nah sudah saatnya kita tinggalkan semua itu, kita benahi satu-satu salah satunya dengan mengajak sebanyak mungkin SDM asli Papua yang dianggap mampu dan saya yakin banyak untuk juga jadi pengambil kebijakan strategis di pusat,” sambungnya.

Tak hanya mengisi jabatan, Boy menilai SDM Orang Asli Papua nantinya bisa menjadi jembatan komunikasi yang sangat baik antara pemerintah pusat dan daerah yang ada di Papua.

Boy Markus Dawir, Ketua PPM Provinsi Papua

Dan lebih dari itu, lanjut Boy, sebenarnya anak-anak Papua akhirnya merasa lebih dekat lagi dengan Jakarta, karena mereka tahu bahwa mereka juga ada di dalam lingkar pengambil kebijakan pemerintah pusat.

“Semoga Bapak Presiden bisa mempertimbangkan hal-hal seperti ini di samping dengan upaya besarnya membangun infrastruktur di tanah Papua,” pungkas Boy Markus Dawir, Anggota DPR Papua.

Related posts