Budaya Betawi Diangkat Melalui Karya Sastra Haiku

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – Terobosan mengangkat dan melestarikan Budaya Betawi melalui sastra Haiku digelar di Zona Embrio PBB = Setu Babakan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pekan kemaren.

Haiku merupakan sebuah karya sastra dari Jepang, dikenal sebagai Puisi Cerdas, karena puisi ini dapat menampung cerita atau kisah/sejarah, hanya dalam 17 suku kata (5 suku kata baris pertama, 7 suku kata baris ke dua dan 5 suku kata baris ke tiga).

Pada pagelaran ini Komunitas Pecinta Haiku mengangakat 8 ikon Betawi : Ondel-ondel, Kembang Kelapa, Ornamen Gigi Balang, Baju Sadariah, Kebaya Kerancang, Batik Betawi, Kerak Telor dan Bir Pletok.

Disajikan kepada masyarakat dalam bentuk puisi Haiku dan puisi dengn skesta gambar yang dikenal dengn Haiga.

Pagelaran ini semakin meriah dan mendapat perhatian banyak dari masyarakat dengan ditampilkannya Lenong Betawi dengan lakon “Juragan Romli“ yang mainkan oleh para pecinta Haiku termasuk Denny Cagur dan None Jakarta tahun 2016, Sasti Hapsari.

Hadir dalam acara ini Endah Pardjoko anggota DPRD DKI Jakarta dan Kasudin Parbud Kota Jakarta Selatan, Nursyam Daoed berkenan memberikan sambutan.

“Saya berharap Komunitas Haiku untuk terus berpartisipasi dalam mengangkat dan melestarikan Budaya Betawi, kalau bukan kite siape lagi,” kata Nursyam Daoed.

Nursyam juga memberikan apresiasi kepada Komunitas Pecinta Haiku yang peduli turut melestarikan Budaya Betawi dengan mengangkat 8 ikon Betawi, agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Pada kesempatan itu ketua panitia Rm. Robert William memberikan cendera mata sebuah Haiga kepada Kasudin Parbud. LN-NRQ

banner 300x250

Related posts

banner 468x60