Butuh 40.950 KPPS, KPU Papua Pegunungan Kelabakan

Ketua KPU Papua Pegunungan Theodorus Kossay.

Jayapura, LiraNews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan kelabakan merekrut puluhan ribu petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) untuk bertugas di delapan kabupaten di Propinsi Papua Pegunungan pada Pemilihan Umum 2024.

Ketua KPU Papua Pegunungan Theodorus Kossay mengatakan, tidak mudah merekrut 49.950 orang menjadi KPPS yang akan ditugaskan pada 5.850 tempat pemungutan suara (TPS) atau setiap TPS ada tujuh orang petugas KPPS.

Read More
banner 300250

“Hingga kini KPU pada delapan kabupaten di wilayah Provinsi Papua Pegunungan masih kesulitan merekrut warga untuk menjadi petugas KPPS,” kata Theodorus Kossay dikutip ANTARA di Jayapura, Papua, Selasa (9/1/2024).

Theodor menjelaskan hingga kini masih dilakukan rekrutmen petugas KPPS dengan sejumlah persyaratan yang sudah diturunkan. Misalnya, syarat ijazah pendidikan dari minimal tamatan SMA menjadi tamatan SMP, bahkan bila tidak memenuhi juga ada kemungkinan bisa turun lagi.

Selain masalah ijazah, kata Theodorus, calon pelamar petugas KPPS juga kesulitan mengurus surat kesehatan karena terbatasnya fasilitas pelayanan kesehatan. “Bahkan, di beberapa daerah tidak memiliki petugas kesehatan,” tambah Ketua KPU Papua Pegunungan.

Theodor berharap dengan diturunkannya sejumlah persyaratan menjadi petugas KPPS maka jumlah pelamar atau peminat yang mendaftar dapat memenuhi kuota atau target.

“Kami berharap jumlah petugas KPPS yang nantinya bertugas saat pencoblosan memenuhi target, minimal setengah dari yang dibutuhkan (tujuh orang di setiap TPS),” ujar Theodor.

Provinsi Papua Pegunungan merupakan daerah otonomi baru yang meliputi Kabupaten Jayawijaya (ibu kota), Lanny Jaya, Tolikara, Nduga, Yalimo, Mamberamo Tengah, Yahukimo, dan Pegunungan Bintang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *