Butuh Pembaruan, Himaba Ri Gandeng Indra Sjafri Dirikan Akademi Sepak Bola

  • Whatsapp
banner 468x60

LiraNews. Jakarta — Pelatih Sepak Bola U23 Indra Sjafri rupanya sangat bersemangat membicarakan bahaya narkoba dikalangan generasi muda, apalagi mereka pemain sepak bola.

Bahkan untuk menghindari barang haram ini selalu diterapkan pada pemain.

Sebagai pelatih Timnas, tentu sudah tahu, dimana AFC, FIFA pada setiap pertandingan itu harus membuat regulasi, yakni semua atlet harus mentaati aturan untuk tidak ada yang alkohol, tidak ada yang narkoba dan juga tidak ada yang doping.

“Itu selalu kita lakukan dalam setiap pertandingan. Kita ambil sample tiga pemain, seperti tes dopping dan sebagainya, “ujar Indra pada Liranews.com disebuah Mall di Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019).

Mantan pelatih Timnas U19 era Evan Dimas Darmono, Maldini Pali dan Ilham Udin Armaiyn ini menurutnya, orang kena narkoba itu dipengaruhi banyak faktor. Misalnya, faktor memang sudah kecanduan, faktor hanya ikut-ikutan dan faktor hanya mencoba-coba.

Jadi, kata dia, apapun yang menjadi permasalahan, balik lagi bagaimana kehiduoan dalam rumah tangga.
Oleh karena itu keluarga, orang tua selalu memberikan pengawasan kepada anak-anak.

Pengawasan itu tidak hanya mengatakan narkoba itu bahaya, tetapi harus membuat anak-anaknya betul-betul selamat dari lingkungan itu. Juga membuat anaknya punya harapan masa depan.

Diakui, sebagai pelatih, sepak bola itu bisa dijadikan  wadah untuk memberikan tempat kepada mereka, para pemain. Disamping hidup sehat, juga diketahui sebagai ajang perjuangan para generasi muda untuk mendapatkakan lapangan pekerjaan serta terhindar dari
pengaruh pergaulan negatif.

“Sepak bola sekarang sudah bisa dijadikan lahan untuk pekerjaan. Sebab itu, generasi muda, pelajar mulai dari tingkat SMP, SMA bisa menjadikan sepak bola sebagai profesi cerah kedepan, “katanya.

Terkait dengan HIMABA RI, Indra sudah memahami, terutama anak-anak yang sudah terkena dengan narkoba. Makanya dia berkeinginan atau memiliki ide, generasi muda diberikan wadah pelatihan sepak bola.

Wadah itu seperti mendirikan  Akademi Sepak Bola. Sekolah ini sebagai ruang pelatihan, disamping anak didik sehat, juga meningkatkan kepercayaan diri dan mengembangkat bakat dan karir kedepan.

“Kita tidak tahu, diantara mereka, murid itu akan muncul pemain-pemain yang bisa memperkuat Timnas kedepan, “ungkapnya.

Rencananya, Akademi Sepak Bola ini akan didirikan, Indra menyerahkan
kepada Ketua Umum HIMABA RI, Windu Priyo Wibowo. Tapi yang jelas,  Indra mensuport, memberikan ide- ide. Apapun namanya, untuk masyarakat, anak-anak muda dia pasti mensuport selagi itu positif.

“Bagaimana pun bangsa Indonesia yang hebat dengan generasi yang hebat. Generasi kedepan harus lebih hebat dari generasi sekarang, “tandas Indra.

Sementara itu, Ketua Umum HIMABA RI Windu Priyo Wibowo, yang didampingi Dewan Pembina HIMABA RI Ahmad Sehu Ibrahim, bersyukur bisa adakan pertemuan dengan Indra Sjafri ditengah kesibukannya melatih Timnas.

Kata Windu, Indra secara pribadi mendukung program-program kerja HIMABA RI dalam kaitannya turut berperan serta aktif melaksanakan Undang Undang Narkotika No 35 Tahun 2009, yaitu melaksanakan P4GN.

Sebagai pelatih, Indra berupaya, bagaimana menciptakan generasi muda Indonesia khususnya hidup sehat tanpa narkoba dengan mengikuti kegiatan kegiatan olah raga. Ini yang dibutuhkan masyarakat karena bangsa ini butuh pembaruan.

Adapun pembicaraan HIMABA RI  dengan Indra, Windu mohon doa restu pada masyarakat, dimana  HIMABA RI yang berbadan hukum Yayasan HIMABA RI akan membuat Akademi Sepak Bola.

Sekolah Sepak Bola ini tujuannya untuk menciptakan masyarakat Indonesia, terutama generasi penerus bangsa, menjadi generasi yang produktif yang sehat tanpa narkoba.

Seperti yang disampaikan Indra, sepak bola ini sudah bisa menjadi sebuah wadah. Melakukan sebuah kegiatan industri sepak bola sehingga masyakat bisa mempunyai penghasilan yang baik.

“Ini bukan untuk HIMABA RI, tapi untuk seluruh masyarakat Indonesia, khsusnya pencinta sepak bola. Kita kenal, bagaimana prestasi dan hasil karya-karya, strategi Indra Sjafri sehingga mengantarkan Timnas yang sangat membanggakan, “katanya.

Berikut alasan Windu menggandeng Indra Sjafri, karena Indra adalah tokoh peduli terhadap olahraga sepak bola. Peduli terhadap generasi muda yang berprestasi tanpa narkoba.

“Beliau peduli narkoba yang sangat memprihatinkan. Antara semangat, pengabdian, perhatian kita menyelamatkan Indonesia ini dari masaalah narkoba, “pungkas Windu. LN-AZA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60