Cemburu Buta, Teman Sendiri Ditusuk

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Kasus penusukan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Cristo Tjung pak (24) asal Nusa Tenggara Timur tinggal di Jl Saronojiwo III, Surabaya, mengakibatkan korban bernama Triyanus Malaikosa (25) mengalami luka sabetan dipegelangan tangan kiri. Kasus itu sendiri terjadi di rumah karaoke Jalan Raya Manyar, Mulyorejo, pada Selasa (17/3/2020) pukul 01.00 WIB dini hari.

Aksi penganiayaan terjadi bermula saat keduanya yaitu Cristo Tjung dan Triyanus Malaikosa serta Yuli, sedang sing song (berkaraoke) di jalan Raya Manyar.
Karaoke sambil berpesta minuman beralkohol (Mihol) sehingga membuat keduanya mabuk.

Pada saat mabuk itulah keduanya berselisih paham soal wanita bernama Yuli. Crsito tidak senang dengan kedekatan Triyanus dengan Yuli. Sebab, selama ini Yuli dianggap pacar oleh Cristio.

Hal itu dibenarkan oleh Yuli saat dilokasi bercerita kepada media mengatakan, perkelahian hingga dugaan penusukan tersebut terjadi karena Cristo Tjun tidak senang bila Triyanus Malaikosa berpacaran dengannya, sehingga timbul saling pukul dan Cristo menyabet Dean mengunakan pisau.

“Peristiwa tersebut terjadi di lantai 3 room. Saat peristiwa penganiayaan terjadi, beberapa teman lainya ikut melerai, dan Cristo Tjun melakukan ancaman akan menghadang saat arah pulang, dengan kejadian tersebut lantas saya menghubungi 112 (Comando senter) untuk meminta perlindungan,” cerita Yuli.

Ternyata permintaan pelindungan dari pihak berwajib yaitu Polsek Mulyorejo tidak bisa didapat oleh Triyanus Malaikosa selaku korban yang mengalami luka luka.

“Memang Polisi sudah datang (ke tempat karaoke, red) namun tidak mengamankan kita untuk di periksa di Polsek Mulyorejo, karena laporan kita tidak diterima sehingga kita melalukan laporan di Polrestabes Surabaya,” tambah Yuli.

Laporan yang disampaikan oleh Triyanus Malaikosa, pihak Polrestabes Surabaya menetapkan bahwa terlapor bernama Cristo Tjun merupakan pelaku penganiayaan dengan surat Nomer laporan kepolisian STTLP/B/276/III/RES.1.24./2020/JATIM/RESTABES SURABAYA
yang berisikan tentang penjeratan tindak penganiayaan dengan pasal 351 KUHP.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Sudah ada laporan, tinggal nanti pihak pihak terkait akan kita periksa,” katanya. LN- Alamuddin

banner 300x250

Related posts

banner 468x60