Dibangun Anggota Polri, Panti asuhan Al Amin Butuh Bantuan Dermawan

  • Whatsapp
banner 468x60

Siak, LiraNews – Kecamatan kandis merupakan salah satu kecamatan yang terpadat aktifitas serta penduduknya yang heterogen di Kabupaten Siak, namun sangat disayangkan di Kecamatan Kandis belum ada satupun berdiri Panti asuhan. Mungkin hal inilah yang mengetuk pintu hati seorang warga kandis untuk menggagas mendirikan suatu Panti asuhan di Kecamatan Kandis.

Warga tersebut adalah Wandri Dodi, yang kesehariannya bekerja sebagai Anggota Polri yang masih aktif, berdinas di Polres Siak tepatnya di Polsek Kandis selaku Panit Binmas Polsek Kandis. Saat ini panti asuhan itu sudah berdiri kokoh tapi belum sepenuh nya selesai proses pembangunan nya, diperkirakan sudah sekitar 80 persen tahap pembangunannya.

Panti asuhan tersebut diberi nama Panti Asuhan Al Amin, yang dibangun diatas lahan 35 x 80 M², berada dijalan Raya Kandis Duri Km 71 Telaga Samsam, persis disamping Polsek Kandis.

Wandri Dodi mengisahkan, awalnya dia pernah bercerita dengan empunya lahan yaitu H Harun Lahin yang mana beliau berniat ingin mendirikan suatu panti asuhan di lahan miliknya yang berada persis bersebelahan dengan Makopolsek Kandis. Seiring waktu H Harun Lahin dipanggil sang pencipta pada awal tahun 2018 silam, namun niatnya belum terlaksana karena beliau sudah wafat sebelum mewujudkan niat mulianya itu.

Hal itulah yang membuat Wandri Dodi melanjutkan apa yang diniatkan Alm H Harun Lahin, karena lahan tersebut sudah diwakafkan H Harun Lahin. Tak lama waktu berselang niat mulia itupun mulai diangsur oleh Wandri Dodi. Dengan modal awal seadanya yaitu senilai Rp 6 juta rupiah, Dodi mulai membuat tapak untuk bangunan panti asuhan tersebut dan mencari alat berat yang bisa dipinjam secara cuma cuma, hanya dengan membeli minyak dan uang rokok operator alat berat tersebut.

Setelah tanah yang cukup curam dan terjal itu dibentuk dengan alat berat, pondasi bangunanpun mulai nampak berdiri satu persatu, namun sayang dana sangat minim dan terbatas,sehingga pembangunan terhenti. Di bulan berikutnya Dody berhasil mengumpulkan dana sebesar 12 juta rupiah, alhasil pembangunan kembali dilanjutkan dan donaturpun sudah datang satu persatu untuk memberikan bantuan, baik itu bantuan material bantuan dana dan ada bantuan tenaga tukang secara sukarela dari masyarakat kandis.

“Melihat Apa yang digerakkan Dody, Upika Kecamatan Kandis pun merespon baik niat tersebut, dari sinilah dana mengalir cukup besar sehingga pembangunan panti asuhan tersebut bisa berdiri hingga seperti saat ini,” ucap Dody, dilansir karimuntoday, kemaren.

Dari pihak perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Kandis banyak memberikan andil untuk pembangunan panti asuhan Al Amin ini, seperti memberikan material semen hingga 100 sak dan ada juga salah satu perusahaan yang memberikan bantuan material berupa keramik buat lantai panti asuhan Al Amin.

” Kalau sudah siap untuk dihuni anak panti Insya Allah bisa menampung lebih kurang 40 orang anak,” jelas Dody.

Panti asuhan ini dibangun dua lantai, untuk lantai dasar yaitu ada beberapa kamar untuk anak panti dan pengurus panti nantinya, sedangkan untuk lantai atas akan dibuat untuk usaha seperti warung atau apalah yang bisa menjadi lahan untuk penghasilan dan mengisi kegiatan anak panti kedepan nya, karena posisi panti asuhan ini berada persis dipinggir jalan lintas Sumatra tepatnya bersebelahan dengan Mapolsek Kandis.

“Semoga masyarakat Kandis yang mempunyai rezeki lebih bisa membantu untuk proses pembangunan panti asuhan Al Amin ini, dan yang sudah berpartisipasi dalam proses pembangunan semoga semuanya bisa menjadi ladang pahala bagi kita,” tutup Dody.

Diakhir penuturan, Aiptu Wandri Dodi menargetkan pembangunan Panti Asuhan bisa selesai di Maret 2020, dengan anggaran yang dibutuhkan berkisar Rp 100 Juta lagi untuk finishing tahap awal ini, Wandri Dodi berharap uluran dari para Dermawan yang ada agar berkenan menyisihkan sebahagian rejeki yang dimiliki. LN-RED

banner 300x250

Related posts

banner 468x60