Diduga Syarat Kkn, Pengelolaan Dana Desa Di Desa Angohi  Kec. Asinua  Dipertanyakan

  • Whatsapp
banner 468x60

Konawe, LiraNews.com – Pemerintah pusat telah mengulirkan dana desa tahap I tahun 2017,hal ini bertujuan untuk membantu pemerintah desa dalam membangun wilayahnya.

Namun hal ini, berbanding terbalik apa yang dirasakan warga desa Angohi yang notabene berada dalam wilayah yang sangat terisolir dari berbagai pembangunan wilayah kabupaten konawe, cukup ironis bila dilihat dari bantuan pemerintah melalui dana desa sebanyak kurang lebih 700 juta rupiah.

Sampai saat ini belum seluruhnya menyentuh warga, padahal jumlah warga yang ada berdasarkan informasi warga hanya sekitar kurang lebih 40 kepala keluarga itupun belum semuanya menetap di desa angohi namun masih sebagian berdomisili di wilayah Unaaha.

Berdasarkan informasi yang dihimpun LiraNews.com mendapatkan informasi yang sangat mencengangkan karena dari dana tahap 1 yang diterima pemerintah desa melalui kepala desa Harmusin yaitu sebanyak kurang lebih 400 juta rupiah semuanya sudah cair.

Ironisnya beberapa program yang ada seperti Bumdes dirasakan warga syarat dengan KKN karena program bantuan bibit sapi yang dianggarkan sebanyak kurang lebih seratus lima puluh juta rupiah baru diberikan 14 ekor, sementara yang seharusnya diberikan warga sebanyak 21 ekor, itupun sapi yang disalurkan hanya diberikan kepada kerabat atau keluarga kepala desa saja.

Selain itu juga dana Desa Angohi juga diperuntukan untuk alat penyulingan minyak nilam sebanyak satu set dengan anggaran kurang lebih 50 juta rupiah hanya digunakan untuk kepentingan pribadi Kepala Desa Harmusin.

Seorang warga yang enggan disebut namanya memaparkan adanya bantuan genset untuk masjid yang diberikan oleh Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa saat menjelang puasa yang lalu tidak diberikan kepada pihak masjid,  namun digunakan oleh Harmusin dirumahnya dan genset tidak pernah disampaikan secara terbuka kepada warga desa Angohi melalui rapat masyatakat desa.

Begitupun pengelolaan Dana Desa (DD) di desa Angohi juga diindikasikan syarat KKN karena karena bendaharanya Jumi (nama samaran) adalah anak kepala desa. Sementara sekretaris desanya Kusmilan juga adalah menantu kepala desa selain itu juga ketua BPD Ilyas adalah kakak kandung Harmusin yang kini berdomisili di sekitar kelurahan Wawonggole.

Sedangkan TPK Desa Angohi Abid Nul tidak difungsikan. Namun semua pengerjaan proyek Dana Desa (DD) hanya dikelola dua orang saja yaitu Harmusin dan Jaya Suleman mantan sekdes desa Angohi.

Saat dikonfirmasi media,  Camat Asinua Marjuni Ma’mir, SP., M.Si,  memberikan tanggapan yang berbeda. Saat ditanya seputar pengelolaan dana Bumdes yang diperuntukan pengadaan sapi mengatakan bahwa dana desa yang baru dikucurkan baru 60 % sehingga sapi yang diberikan belum sepenuhnya diberikan kepada warga.

“Mengenai sapi dari Bumdes belum semuanya diberikan kepada warga karena dana yang diterima baru 60% nanti setelah 40 % baru diserahkan sepenuhnya,” kata Marjuni Mamir.

Dia juga menambahkan, mengenai pengadaan alat penyulingan nilam dirinya belum mengetahui secara pasti.

Namun saat ditanya proses pengangkatan aparat desa yang diindikasikan syarat KKN, dia mengaku bingung.

“Kalau masalah itu saya juga bingung karena berdasarkan SK pengangkatan kepala desa Anggohi ini bertambah menjadi 6 tahun, sesuai Sk. Bupati. Coba tanya saja pak Gemar yang ada dikantor BPMD kabupaten,” ujarnya.

Perlu diketahui masa jabatan kepala desa Anggohi sudah habis sejak tahun 2016, karena yang bersangkutan  Harmusin sudah diangkat sejak tahun 2011. Sehingga perlu diadakan proses pemilihan kembali pada tahun 2016 yang dilaksanakan serentak di kabupaten konawe yang lalu.

Ironisnya muncul SK baru yang mengangkat kembali Harmusin menjadi kepala desa definitif, bukan sebagai pelaksana desa karena masa kerja kepala desa bertambah menjadi 6 tahun menurut BPMD konawe.

Saat berita ini diturunkan Camat Asinua Marjuni Ma’mir telah melakukan koordinasi secara langsung kepada Harmusin. Sayangnya Harmusin menolak untuk memberikan keterangan kepada awak media Lira News. LN-JHO

banner 300x250

Related posts

banner 468x60