Didukung FBR dan Ikama, Mahfud MD: Negara Harus Lindungi Masyarakat Adat

Jakarta, LiraNews.com – Indonesia sebagai negara yang kaya dengan adat istiadat dan budaya seolah terhimpit oleh laju globalisasi yang begitu cepat.

Karena itu, Cawapres Nomor Urut 3 Mahfud MD menegaskan bahwa perlindungan terhadap masyarakat adat harus menjadi prioritas, karena ini terkait dengan jati diri dan asal usul Bangsa Indonesia.

Read More
banner 300250

“Negara harus memberikan perlindungan kepada suku dan masyarakat adat di Indonesia yang jumlahnya mencapai ribuan suku,” kata Mahfud.

Mahfud memang sangat peduli terhadap masyarakat adat. Tak heran pasangan nomor urut tiga Ganjar-Mahfud mendapatkan dukungan dari Forum Betawi Rempug (FBR) dan Ikatan Keluarga Madura (Ikama) yang dideklarasikan di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

“Kalau menyangkut suku, supaya ingat bahwa Indonesia ini terdiri atas 1.360 suku,” katanya.

Mahfud yang pernah menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) mengaku miris karena kekayaan budaya bangsa seperti budaya Betawi malah tersingkirkan.

“Kita tahu di Jakarta banyak sekali pusat masyarakat Betawi itu tersingkir dari kehidupan perkotaan, terpaksa keluar dari tanahnya. Ada yang dipaksa menjual tanahnya dan sebagainya,” katanya.

Mahfud pun menilai ada kemungkinan penjualan tanah yang dimiliki orang-orang Betawi itu, mengabaikan nasib rakyat, yaitu masyarakat Betawi itu sendiri.

“Karena untuk keperluan industri, untuk keperluan investasi, yang mungkin, yang mungkin itu tidak memikirkan nasib rakyat dan suku-suku atau penduduk lokal,” ujarnya.

Masalah seperti ini, lanjut Mahfud, juga banyak terjadi di daerah lain, dimana masyarakat adat lokal tersingkir oleh para pemodal besar tanpa perlindungan dari negara.

“Saya banyak menangani kasus seperti ini. Masyarakat itu tiba-tiba terusir dari tempatnya sendiri karena perampasan atas hak-haknya. (Inilah yang akan dibenahi oleh Ganjar-Mahfud),” tandas Mahfud.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *