Dilucuti Polisi, Anggota Fpi Hadiri Undangan Mbah Moen Zubaer Bertelanjang Dada

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

Rembang, LiraNews.com – Rombongan DPD Front Pembela Islam (FPI) Jateng yang akan menghadiri undangan haul di Pondok Pesantren Al Anwar Rembang, Mbah Moen Zubaer, Sarang Rembang, dirazia polisi, Jumat (9/6/2017).

Mereka digelandang di Polsek Kaliori dan disita atributnya sehingga sebagian mengahadiri undangan dengan telanjang dada.

Polisi beralasan bahwa dirembang tidak boleh ada atribut FPI. Padahal kehadiran mereka untuk ikut membantu pengamanan acara pondok bersama Banser NU.

Tapi di perbatasan Rembang semua atribut FPI disita secara paksa oleh aparat kepolisian yang dipimpin oleh kapolres dengan alasan dititipkan ke kapolsek.

Kapolres Rembang, AKBP Sugiharto mengatakan, pengamanan adalah tugas polisi.

“Saya tidak mau Rembang ada atribut FPI. Atribut FPI tidak boleh masuk wilayah Rembang,” tegasnya.

Sementara Gus Ali mempertanyakan, apakah Atribut FPI itu lambang PKI yang dilarang undang-undang ?

“Ini negara Hukum Pak silahkan tunjukkan pasal mana, undang-undang apa yg melarang atribut FPI ?” cetusnya. LN-JMP

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Fri Jun 9 , 2017
LiraNews.Com