Dinilai Vulgar, Kominfo Akan Panggil YouTuber Kimi Hime

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto: Kimi Hime (dok Instagram @kimi.hime)
Bagikan:

Jakarta, LiraNews — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana memanggil pembuat konten YouTube (YouTuber) Kimberly Khoe atau Kimi Hime. Panggilan terhadap Kimi dilakukan setelah pihaknya menerima aduan dari Komisi I DPR RI.

Plt Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu mengatakan Kominfo sudah memanggil YouTuber yang rutin mengulas game itu. Panggilan telah diberikan melalui direct message (DM) Instagram serta surel. Namun, Kimi Hime belum merespons panggilan tersebut.

“Sudah dipanggil sejak Senin lalu. Kami kirim lewat DM, email, tapi belum ada respons dari Kimi Hime untuk mengklarifikasi terkait konten yang ada di channel YouTube-nya. Setidaknya koordinasi untuk men-take down sendiri,” tuturnya.

Kominfo, katanya, di awal penelusurannya memandang konten yang dibuat Kimi Hime belum melanggar Undang-Undang Pornografi. Namun, dalam penyelidikan lebih lanjut ada beberapa yang dinilai vulgar dari segi kacamata pemerintah.

“Secara umum, tidak (melanggar), tetapi ada beberapa konten yang menurut pemantauan kami sudah memenuhi unsur vulgar,” sebutnya.

Terkait pemanggilan Kimi Hime, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara ketika nanti bertemua dengan Kimi Hime akan diutamakan pembinaan terlebih dahulu. “Kami hubungi dulu, bicara dulu, enggak serta-merta main tutup,” kata Rudiantara kepada media, kemaren.

Kimi Hime merupakan pembuat konten di industri gim seperti YouTuber ternama lainnya, Pew Die Pie. Namun, pembuat konten berusia 29 tahun ini kini lebih dikenal karena tampil dengan pakaian minim dalam konten gim buatannya.

Kimi Hime merupakan pembuat konten game. Ia banyak dikenal karena tampil dengan pakaian minim dalam konten gim buatannya. Judul-judul kontennya juga cukup ‘clickbait’. Kimi Hime juga pernah dilaporkan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

APPI meminta agar Kemenkominfo memblokir konten-konten Kimi karena dianggap mendekati pornografi. Hal ini cukup meresahkan karena para subscribers (orang yang berlangganan) konten Kimi Hime di YouTube kebanyakan adalah anak-anak.

Dalam Rapat Kerja dengan Kominfo beberapa waktu lalu, Komisi I menerima laporan dari Asosiasi Pengawas Penyiaran Indonesia (APPI) terkait konten Kimi Hime yang dinilai mengandung konten dewasa di channel YouTube miliknya. Laporan tersebut diteruskan ke Kominfo untuk ditindaklanjuti. LN-RON

Tue Jul 30 , 2019
Sampang, LiraNews – Sebuah video memperlihatkan seorang pria yang sudah meninggal tiba-tiba hidup kembali viral di media sosial. Bagaimana cerita di balik video berdurasi 4 menit 49 detik yang menghebohkan tersebut? Pria di dalam video itu adalah Herli Rubianto alias Robi Anjal, warga Pontianak. Sementara latar atau tempat kejadian di […]