DP (48) Tersangka Mafia Tanah Dijemput Paksa Satreskrim Polrestabes Surabaya

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Sorang pria berinisial DP (48) warga Surabaya dijemput paksa di rumah persembunyian oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya, karena dua kali pemanggilan dan mangkir tidak hadir, bahkan sempat menghilang, pada Minggu (23/5/2021) lalu.

DP adalah target Satgas Anti Mafia Tanah Jogo Suroboyo (Samata Joyo) Satreskrim Polrestabes Surabaya dan terlibat kasus penyerobotan lahan milik warga di Manukan Kulon dan Wetan.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian membenarkan jika tersangka dalam kasus tanah itu sudah ditahan. Dia ditangkap setelah polisi mengirimkan dua kali surat pemanggilan namun tidak direspon.

“Tersangka ini sudah 2 kali pemanggilan tidak hadir, bahkan sempat menghilang. Akhirnya (DP) sudah kami tangkap,” jelas AKBP Oki Ahadian, Selasa (25/5/2021).

Oki mengungkapkan, DP diduga melakukan penyerobotan atau pengambilalihan tanah tanpa sepengetahuan ahli waris pemilik tanah yang sah. Upaya ini sudah dilakukan tersangka sejak 2017.

“Saat ini, petugas masih menyidik yang bersangkutan,” tambah dia.

Dikabarkan sebelumnya, Satgas bentukan Satreskrim Polrestabes Surabaya tersrlebut berhasil mengungkap mafia tanah di wilayah Manukan Kulon dan Wetan. Satu orang ditetapkan sebagai tersangka kasus ini.

Diduga tersangka tidak bermain sendiri ada tersangka lain. Tanah yang hendak diserobot mencapai 1,7 hektare. Tanah tersebut berada di kawasan pergudangan sehingga membuat harganya memiliki nilai jual tinggi. LN-TIM

banner 300x250

Related posts

banner 468x60