DPD LIRA Bangkalan Berharap Akses Masuk Pulau Madura Diperketat

  • Whatsapp
banner 468x60

Bangkalan, LiraNews – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Bangkalan mendesak agar akses pintu masuk ke Pulau Madura diperketat dan dilakukan karantina 14 hari bagi siapa pun yang datang ke Madura.

“Hal ini penting dilakukan untuk menghindari pandemi Covid-19 atau Virus Corona ke Madura,” demikian ditegaskan dalam surat yang ditandatangani Bupati LSM LIRA Bangkalan, Mahmudi Ibnu Khotib S SOS.I, tertanggal 29 Maret 2020.

Seruan DPD LIRA Bangkalan itu ditujukan kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Satgas Nasional Penanggulangan Covid-19, Letnan Jenderal Doni Munardo, beserta jajaran di bawahnya, yakni Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Aparat Kepolisian, dan pihak-pihak terkait.

“Kami minta agar segera dilakukan karantina dan atau pengawasan yang ketat bagi semua pendatang yang akan masuk Pulau Madura,” tegas Mahmudi dalam surat itu.

Mahmudi selaku Bupati LSM LIRA Bangkalan mengatakan, penyebaran Virus Corona (COVlD-19) di Pulau Madura sejauh ini tidak ditemukan ada yang positif Covid-19. Semua masih sebatas ODR, ODP ,serta PDP.

Namun demikian, jelasnya, pengetatan akses masuk ke Madura melalui Bangkalan penting dilakukan, karena Kabupaten Bangkalan adalah pintu masuk Utama bagi tiga Kabupaten lain di Madura (Sampang, Pamekasan dan Sumenep).

Sedangkan warga Madura banyak yang merantau ke Jakarta, Bekasi, Karawang, Bogor, Surabaya, dan bahkan banyak yang menjadi TKI di berbagai Negara yang saat ini merupakan Pandemi Covid-19 seperti Malaysia, Singapura, Saudi Arabia dan Kapal Pelayaran.

LSM LIRA Bangkalan, lanjut Mahmudi, mendapatkan informasi dari Masyarakat, sebagian besar warga Masyarakat madura yang berada di perantauan akan berbondong bondong mudik pulang kampung ke Madura.

Bahkan mudik itu juga dilakukan secara diam-diam dan rahasia, sehingga membuat masyarakat di Madura mejadi resah dan gelisah, hawatir mereka ini membawa Virus ke Kampung Halaman.

“Bahkan sebagian sudah ada yang sampai di kampung halaman masing-masing, tanpa melalui protokol prosedur seperti yang telah diamanatkan oleh WHO, dengan melakukan isolasi selama 14 Hari,” jelas Mahmudi dalam surau LSM LIRA Bangkalan itu.

“Demikian surat ini disampaikan, semoga kita semua dapat bersama sama melakukan pencegahan penularan Virus Corona (COVID 19) dan Pemerintah Indonesia dapat mengatasi keadaan ini dengan baik,” tegas DPD LSM LIRA Kabupaten Bangkalan.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60