Probolinggo, LiraNews – Bupati LSM LIRA Kabupaten Probolinggo Samsudin, SH. mendesak agar dua anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi NasDem untuk berhenti cawe-cawe jalannya pesta demokrasi Pilkades.
“Sebab fungsi pokok dan tugas DPRD adalah kontrol terhadap pemerintah, bukan melakukan kontrol terhadap panitia pemilihan kepada desa,” ujar Syamsudin di Probolinggo, Kamis (13/1/2022).
Pernyataan Syamsudin ini sebagai respon atas video viral yang menghebohkan, dimana dua anggota DPRD Fraksi NasDem Kabupaten Probolinggo yang diunggah pada 10 November 2021.
Dalam video itu, terlihat dua anggota DPRD memakai pakaian safari anggota dewan datang ke kantor Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces untuk mendampingi salah satu bakal calon kepala desa.
Bupati LSM LIRA Probolinggo Syamsudin mengingatkan, jangan sampai ada lagi kasus OTT KPK terhadap DPRD gara-gara melakukan back up pilkades, sebagaimana dialami Bupati Probolinggo yang ditangkap KPK yang juga terkait setoran kepala desa.
Sebagaimana disebutkan dalam Peraturan DPRD Kabupaten Probolinggo Nomor 1 tahun 2020 tentang Tata tertib DPRD Kabupaten Probolinggo Masa Jabatan 2019 – 2024, pada Bab II pargraf no. 2, pasal 3 DPRD mempunyai tugas menyusun PERDA bersama Bupati, membahas bersama Bupati dan menyetujui atau tidak menyetujui rancangan Perda; dan mengajukan usul rancangan Perda.
Dikabarkan sebelumnya, anggota DPRD Fraksi NasDem memasuki Ruang Panitia Pilkades bersama dengan salah satu bakal calon kepala desa di Desa Sumberkedawung.
Selain menyampaikan tentang pembobotan juga menyampaikan tentang kelengkapan administrasi menyusul saat pendaftaran. (TIM)