Dpd Pemuda Lira: Polres Madina Tidak Punya Nyali Tutup Ilegal Mining, Ada Apa?

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

Mandailing Natal, LiraNews.com – Ilegal mining atau tambang ilegal yang berada di wilayah hukum Polres Mandailing Natal sudah banyak memakan korban. Salah satu contoh tambang ilegal yang berada di Kecamatan Huta Bargot, Kabupaten Mandailing Natal.

“Bukan satu dua jawa yang melanyang akibat tertimbun.” Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Lira, Bobby Burhansyah, SH melalui sekretariat M. Syawaluddin di Panyabungan, Jumat (11/8/2017).

Pemuda Lira sangat menyayangkan Polres Madina yang bungkam atau tidak mampu mengamankan Cukong/Toke tambang-tambang ilegal yang telah banyak meregut korban jiwa.

“Kita dari Pemuda Lira menyayangkan Polres Madina yang bungkam terhadap tambang ilegal atau tidak bisa mengamankan Cukong/Toke tambang-tambang ilegal di Kabupaten Mandailing Natal ini. Yang mana kita tahu, keberadaan tambang sudah banyak menelan korban yang tertimbun,” ucap Syawaluddin.

Syawaluddin menambahkan, walaupun puluhan jiwa dan pengerusakan alam terjadi, namun Kapolres Madina tidak pernah berani menindak para Cukong/Toke tambang emas ilegal itu, yang selalu berdalih tempat warga menggantungkan hidup mencari makan.

“Karena itu timbul di benak pertanyaan “Ada Apa?” antara Kapolres Madina denga para Cukong/Toke tambang emas ilegal itu,” tanyanya.

Pemuda Lira berharap kepada Kapolda Sumatera Utara supaya mengamankan Cukong/Toke tambang ilegal dan menindak sesuai undang-undang yang berlaku di Indonesia.

“Saya berharap kepada Kapoldasu supaya bisa menindak oknum pemilik tambang ilegal sesuai undang-undang yang berlaku,” pinta Syawaluddi. LN-JMP

 

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Sat Aug 12 , 2017
LiraNews.Com