DPO Bandar Narkoba di Pangkep Terkesan Kebal Hukum Dan Bebas Berkeliaran

Gravatar Image
  • Whatsapp

Pangkep, LiraNews – Pihak keluarga terdakwa dalam kasus penyalahgunaan obat obatan terlarang (An Terdakwah Imran Rasyid Alias Simon) Desa Kabba Kecamatan Minasetenne Kabupaten Pangkep merasa kesal dan kecewa atas rasa keadilan proses hukum oleh pihak penegak hukum dalam hal ini pihak Satresnarkoba Polres Pangkep.

Pasalnya terduga pelaku penyalahgunaan narkoba Irwan alias Iwan alamat Desa Kabba, Pangkep yang sempat menjadi buruan DPO narkoba Polres Pangkep beberapa waktu hingga saat ini masih bebas berkeliaran dan belum tersentuh proses hukum oleh pihak kepolisian Polres Pangkep.

Padahal sebelumnya bersangkutan sempat disebut sebut namanya oleh pihak terdakwa Imran Rasyid alias Simon dalam kasus narkoba yang saat ini sudah menjalani hukuman di Lapas Pangkep setelah dijatuhi vonis hukuman oleh pihak Pengadilan Negeri Pangkep 4 tahun kurungan dan bersama rekanya Firman yang dihukum sekitar 8 bulan kurungan dimana saat ini sudah bebas.

Dimana sebelumnya terdakwa Imran Rasyid alias Simon baik masih saat proses hukum pihak Polres Pangkep itu menyebutkan kalau barang haram tersebut berasal dari bandar atau ditempati mengambil membeli barang tersebut dari Iwan, begitupun juga saat proses hukum di Kejaksaan Negeri Pangkep dan proses persidangan Pengadilan Negeri Pangkep yang menyebutkan kalau barang haram tersebut alias narkoba itu asalnya dari Iwan.

Bahkan saat itu pun bersangkutan Iwan, oleh pihak Satnarkoba Polres Pangkep menjadi buruan target sebagai pelaku penyalahgunaan narkoba dan bahkan saat itu sedang dicari cari pihak Kepolisian Pangkep sebagai DPO narkoba, namun saat itu sekitar 8 bulan lalu bersangkutan Iwan melarikan diri alias kabur meninggalkan Pangkep.

“Ini yang kasi rasa kecewa atas rasa keadilan hukum yang kami nilai tidak sesuai rasa keadilan dan merasa amat kecewa dan kesal, kok bersangkutan alias Iwan ini sudah ada kembali berkeliaran di Kampung Desa Kabba Pangkep kok tidak tersentuh hukum sama sekali bahkan kesan pihak kepolisian Pangkep tidak melakukan apa apa tindakan atau proses hukum dan membiarkan bersangkutan begitu saja, padahal barang haram tersebut milik Iwan dan terdakwa membeli dan mengambil dari Iwan, sedangkan keluarga kami yakni terdakwa Imran Rasyid alias Simon masih menjalani sisa hukuman atas vonis hukuman yang diterimah oleh hakim pengadilan saat itu 4 tahun kurungan penjara dan saat ini masih berada dalam lapas Pangkep,” kata Andi Erwin kerabat keluarga Imran Rasyid alias Simon dan Enna/Abd Rasyid Orang tua terdakwa Simon.

Ia pun meminta agar adanya rasa keadilan yang bisa didapatkan dan berangkutan Iwan bisa menjalani proses hukum seperti keluarganya, kok bisa orang yang sebagai bandarnya dan ditempati membeli atau mengambil barang kok bebas ini kan aneh dan apa dengan pihak kepolisian kok bisa begitu proses hukumnya.

Dirinya pun berharap agar pihak Polda Sulsel dan Polres Pangkep agar kiranya bisa memberikan rasa keadilan sesuai Undang Undang dan aturan hukum di Indonesia. “Kami minta pihak Polda dan Polres Pangkep agar adanya proses hukum terhadap bersangkutan dan secepatnya bisa mengamankan bersangkutan sebelum kembali kabur melarikan diri lagi, jangan hanya keluarga kami yang sebagai korban pemakai narkoba yang dapatkan hukuman dan proses hukum, dimana rasa keadilan hukum,” ujarnya.

Sedang Kasat Narkoba Polres Pangkep AKP Putut Yuhda yang dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya belum lama ini di Mapolres Pangkep terkait hal tersebut diatas mengatakan kalau pihaknya akan mempelajari hal tersebut dan berkasnya, pasalnya dirinya belum mengetahui pasti hal tersebut karena baru bertugas dan belum cukup sebulan menjadi Kasat Narkoba Polres Pangkep.

“Insyah Allah kami akan coba pelajari dan tindak lanjuti atas aduan laporan info tersebut soal DPO dalam kasus narkoba, kami akan cek dulu dan tindak lanjuti karena itu baru kami ketahui dan belum sebulan menjabat tugas di Polres Pangkep,” ucapnya. LN-Abrar

Related posts