DPP PDIP Lantik Duet Hendi-Rio Pimpin Taruna Merah Putih periode 2019-2024

Jakarta, LiraNews – DPP PDI Perjuangan (DPP) melantik Hendrar Prihadi menjadi Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) periode 2019-2024, menggantikan Maruarar Sirait.

DPP Partai juga melantik Rio Alexander Jeremia Dondokambey sebagai Sekjen DPP TMP 2019-2024 menggantikan Restu Hapsari.

Read More
banner 300250

Acara pelantikan Ketua Umum TMP digelar di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Senin (20/3/2023).

Ketua Umum Megawati Soekarnoputri hadir secara virtual menyaksikan acara itu. Hasto berada di lokasi bersama Wakil Bendum Rudianto Tjen, Ketua DPP PDIP bidang pemuda dan olahraga Eriko Sotarduga, Ketua DPP PDIP bidang keanggotaan dan organisasi Sukur Nababan, dan Ketua DPP PDIP bidang sosial dan penanggulangan bencana Ribka Tjiptaning.

Hadir Maruarar Sirait dan Restu Hapsari yang merupakan Ketua Umum dan Sekjen TMP sebelumnya, bersama para kader serta pengurus TMP. Termasuk anggota DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan.

Acara dilakukan sesuai dengan protokol resmi kegiatan PDIP. Saat pembacaan Sila Pancasila, dipimpin oleh Samuel Tobing. Sedang dedication of life dibacakan oleh Brandon Susanto yang merupakan Ketua DPD TMP Provinsi DKI Jakarta.

Setelahnya dilakukan pembacaan Surat Keputusan (SK) DPP PDIP mengenai pengangkatan Hendy dan Rio. SK itu dibacakan oleh Eriko Sotarduga, ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.

Berikutnya Sukur Nababan maju dan memimpin prosesi pengambilan janji dan sumpah jabatan terhadap Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi. dan Rio Dondokambey.

Hasto mengatakan PDIP berharap kepemimpinan Hendy dan Rio akan memperkuat gelora TMP merekrut anak muda Indonesia untuk berpolitik melalui partai berlambang kepala banteng itu.

“Semoga dengan kepengurusan baru, TMP makin dapat menggelorakan dironya sebagai wahana penggemblengan kaum muda sekaligus dipersiapkan menjadi calon pemimpin bangsa melalui PDI Perjuangan,” kata Hasto.

Dilanjutkan Hasto, berpolitik yang dimaksud bukanlah sekedar bagaimana bisa masuk ke dalam kekuasaan, menjadi pejabat negara, menjadi anggota DPR atau kepala daerah. Namun berpolitik untuk membangun peradaban sesuai ajaran Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“Berpartai itu tak hanya soal kekuasaan, tapi juga mengenai menjaga kehidupan. Lihat saja bagaimana Ibu Megawati adalah satu-satunya ketua umum partai yang konsisten menggelorakan kesadaran mencintai lingkungan,” kata Hasto.

Dari kesadaran itu, Megawati menyampaikan pesan bahwa sejak 2005, 24 pulau di Indonesia yang tenggelam. Walau tak berpenghuni, di pulau-pulau itu ada ekosistem dan kehidupan yang sudah ada ribuan atau bahkan jutaan tahun.

“Ketika pulau itu tenggelam, maka tenggelam juga peradaban ribuan atau jutaan tahun di situ. Maka jika kita menjaga lingkungan hidup, maka kita juga menjaga kehidupan kita,” urainya.

Kedua, berpolitik juga adalah mewujudkan Indonesia berdikari. Pihaknya mendorong TMP terus melakukan terobosan melakukan pelatihan masyarajat jadi entepreneur dan pengusaha yang menciptakan lapangan kerja.

“TMP harus menjadi wahana agar anak didiknya didorong bersekolah dan terus menggali ilmu pengetahuan,” kata Hasto.

Dalam pernyataannya, baik Hendi dan Rio sama-sama mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan pengurus DPP PDIP kepada mereka.

“Kami berkomitmen akan melaksanakan perintah ketua umum dan partai dengan baik, berkonsolidasi dan berkomunikasi, termasuk melaporkan secara periodik berbagai situasi dan kegiatan kepada DPP PDI Perjuangan,” kata Hendi.

“Insya Allah dengan kebersamaan dan kekompakan dan bimbingan para senior, kami yakin akan bisa membangun TMP ke depan. Kami akan coba melengkapi sehingga kekuatan TMP mampu berkontribusi menghasilkan kemenangan hattrick PDI Perjuangan di 2024,” kata mantan Wali Kota Semarang itu.

Hendi yang kini menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), melanjutkan bahwa KPU sudah menyampaikan data mengenai pemilu 2024. Bahwa pemilu itu akan diikuti 208 juta pemilih, dimana 106 juta diantaranya adalah pemilih pemula serta muda. Maka TMP harus menyasar segmen itu.

“Kami menyasar ini, bersama organ sayap partai yang lain, akan membuat kami menjadi kuat dan kompak sehingga target hattrick di pemilu bisa tercapai. Mohon bimbnangan ibu ketua umum dan para senior partai,” ujarnya.

“Pertanyaannya bagaimana PDI Perjuangan akan bisa menang terus? Kuncinya pertahankan yang sudah merah dan kita buat yang belum merah menjadi merah,” tegas Hendi disambut tepuk tangan para peserta acara.

Sementara Rio Dondokambey menekankan bahwa TMP harus bisa memantapkan kerja baik selama ini, yakni menjadi salah satu alat partai dalam perekrutan kader terbaik bagi PDI perjuangan.

“Kami akan maksimalkan perekrutan di berbagai lini khususnya anak muda, bukan hanya sebagai pemilih namun juga sebagai bagian dari PDI Perjuangan dan menjadi penerus kepemimpinan nasional yang teguh memperjuangkan ideologi Bung Karno,” kata Rio.

Maruarar Sirait menyatakan terima kasih atas kesempatan yang diberikan partai kepada dirinya untuk memimpin TMP selama 15 tahun.

“Saya senang dan memang harusnya ada regenerasi. Terima kasih atas kesempatan dari bu ketua umum dan sekjen san saya mohon maaf atas kekurangan saya selama memimpin,” kata pria yang akrab disapa Ara itu.

Ara juga berterima kasih atas penunjukkan Hendi dan Rio yang menurutnya sosok yang bagus.

“Saya yakin Hendy ini orang yang bagus. Saya yakin sangat bagus karena sangat ideologis dan diterima masyarakat. Saya berterima kasih atas putusan ini. Saya percaya di tangan Mas Hendi, TMP akan lebih maju,” tegas Ara.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *