Dpr Sepakat Tni Dilibatkan Dalam Penanganan Pemberantasan Terorisme

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – Fraksi-fraksi DPR tidak ada yang menolak tentang perlunya TNI terlibat dalam pemberantasan terorisme, karena faktualnya TNI sudah dilibatkan dalam beberapa kasus penindakan terorisme

Hal ini dikatakan Anggota Badan Legislasi dan Pansus revisi Undang-Undang Terorisme di DPR, Arsul Sani,  terkait pembahasan revisi Undang-undang Nomor 15 tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme.

“Persoalannya, mau seperti apa aturan hukumnya? Di sini fraksi-fraksi berbeda pendapat. Ada fraksi yang ingin membuka peran TNI lebih luas, ada juga yang tetap dalam koridor Undang-undang TNI dan Pertahanan,” ujar Sani.

Ditambah Ketua Panja revisi Undang-Undang Tidak Pidana Terorisme, Muhammad Syafii, bahwa DPR sepakat untuk melibatkan TNI dilibatkan dalam upaya pemberantasan terorisme.

“DPR bersepakat TNI dilibatkan dalam upaya pemberantasan terorisme,” katanya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto beralasan perlunya pelibatan TNI dalam penanganan terorisme karena Indonesia ingin total dalam menangani aksi-aksi teror ini..

Sejumlah negara, kata Wiranto seperti dikutip detikcom, sudah sepakat menjadikan terorisme sebagai musuh bersama.

Mereka juga sudah mencapai kesepakatan itu karena melihat para teroris dalam menjalankan aksinya sudah sangat total.

“Terorisme itu mereka melaksanakan operasi secara total, kita juga memberantas mereka dengan total. Nggak mungkin kalau parsial,” kata Wiranto.

Sebagaimana dikabarkan, Presiden Joko Widodo menginginkan dalam revisi ini memasukkan TNI untuk terlibat dalam pemberantasan aksi terorisme

Presiden meminta agar pembahasan revisi Undang-undang Nomor 15 tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme segera dirampungkan.  LN-MHS

banner 300x250

Related posts

banner 468x60