DPRD Bekasi Temukan Ribuan TKA China Ilegal Kerja di Meikarta

  • Whatsapp
banner 468x60

Bekasi, LiraNews – Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto mengatakan, ditemukan ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China diduga ilegal yang bekerja di proyek Meikarta, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Hal itu terungkap saat pemerintah bersama anggota dewan memeriksa virus corona terhadap para WNA yang bekerja di kawasan Industri, Kabupaten Bekasi.

“Saat ke Meikarta kami temukan ribuan TKA asal China bekerja di Meikarta secara ilegal,” katanya usai menemui Management Lippo Cikarang di Distrik 1 Meikarta Kantor Lippo Cikarang, Selasa (11/2/2020).

Budiyanto yang berasal dari Daerah Pemilihan 1 yang meliputi Kecamatan Cikarang Selatan, Cikarang Pusat, Serang Baru, Cibarusah, Bojongmangu dan Setu, mengaku prihatin dan khawatir dengan kejadian beberapa hari ini yang terjadi di Kawasan Baru Meikarta.

Bermula dari kekhawatiran menyebarnya virus corona dari pusat konsentrasi Pekerja Tiongkok yang berada di Pusat Kota Cikarang akhirnya Pemda Kabupaten Bekasi melakukan koordinasi pengecekan kondisi para pekerja di Meikarta.

“Apa yang terjadi kemudian adalah bukan hanya urusan virus Corona ternyata malah membuka tabir baru yang juga sangat dahsyat yaitu dugaan adanya 3.000 Pekerja asal Tiongkok yang statusnya Ilegal,” ungkapnya.

Hal ini, tegasnya, semakin mengkhawatirkan dan semakin membahayakan bagi keselamatan warga Cikarang Bekasi.

Dugaan sangat kuat para pekerja China memiliki status Ilegal adalah ketika Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja, Polres, Kodim, Imigrasi dan Anggota DPRD mengunjungi Kantor Pemasaran Meikarta di Maxxbox untuk Pemeriksaan Kesehatan.

“ParaPara Pekerja Tiongkok kalang kabut dan kabur dari barak ke Hotel2 dan Perumahan2 Elit di Cikarang dan sekitarnya dan anehnya Pihak Lippo Cikarang melalui PT. Mahkota Sentosa Utama cenderung melindungi mereka dan menutupi dengan kabar dan data bohong,” terangnya.

Sebab, katanya, berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan ada 260 TKA China di proyek Meikarta. Begitu juga data dari Kantor Imigrasi. Bahkan saat pemeriksaan virus corona hanya 100 TKA China saja yang terdapat di mess.

Budiyanto menjelaskan, Meikarta tengah membangun 15 tower, sehingga tidak mungkin jika hanya dikerjakan oleh 10 atau 260 TKA saja. “Ini prediksi dan investigasi, Meikarta ini lagi bangun 15 tower, nah hitung aja masa 10 orang yang kerjain. Saya juga kan cari info. Satu tower itu bisa dikerjakan 200 orang,” jelasnya.

Celakanya lagi kondisi mereka yang kebanyakan baru pulang Liburan Imlek dari Tiongkok menyebar ke berbagai Hotel dan Perumahan yang berbaur dengan warga Penduduk Lokal. “Semakin mengerikan….!!!” cetusnya.

Menyikapi itu, Budiyanto wakil dari dari sebagian kecil Masyarakat di Dapil 1 akan melakukan langkah mempertanyakan Kebijakan Lippo Cikarang terkait berbagai masalah prinsip keselamatan warga negara dan prinsip Kedaulatan Bangsa dan Negara Indonesia.

Budiyanto mendesak Meikarta membuka diri, sebab jika benar ada ribuan TKA China artinya masih banyak dari mereka yang belum dilakukan pemeriksaan virus corona. Di luar persoalan TKA China ilegal, agar seluruh TKA China yang ada dapat segera dilakukan pemeriksaan. LN-TIM

banner 300x250

Related posts

banner 468x60