Elly Kasim Konsisten Nyanyikan Lagu Minang Hingga Usia 75 Tahun

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto: Penampilan Elly Kasim di Waroeng ATM, Foto :LN/Zack.
Bagikan:

Jakarta, LiraNews –  Elly Kasim, penyanyi legenda yang terkenal dengan lagu-lagu Minang ini tampil memukau dihadapan penggemarnya, saat tampil di Restoran Waroeng Rakyat Nusantara atau Waroang ATM (Akhmad Tamim Mustofa), Jalan Kranggan Permai 9, Jatiraden, Jatisampurna Bekasi, Sabtu (28/9//2019).

Tampil di Waroeng ATM adalah salah satu kebanggaan perempuan kelahiran Tanjung Mutiara, Agam  Sumbar 27 September 1944 ini. Makanya tidak salah Ultahnya ke 75 pun dirayakan di Waroeng ATM.

Ulang Tahun Elly Kasim ke 75 didamping suami Nazif Basir (kiri), tampak Elly diapit Akhmad Tamim dan Imelda Ratuliu ). Foto : LN/Zack.

Kecupan mesra melayang dipipi sang suami Nazif Basir, lelàki kelahiran Bukittinggi 1934, saat Elly memberikan sepotong kue. Potongan kue juga diberikan pada Akhmad Tamim dan isteri Imelda Ratuliu.

“Saya kaget, bangga ternyata orang Minang bisa tampil disini (Waroeng ATM) ya. Beda dengan penyanyi pop. Jadi ini suatu penghargaan buat Bunda dari Bapak Tamim, “ujar Elly pada Liraranews.com usai show.

Rupanya kehadiran penonton yang sebagian besar adalah rekan-rekan serta fans setia Elly, menjadi catatan tersendiri tepat pada ulang tahunnya  tersebut, Itu semuanya peran dari Jose, salah seorang asisten yang rajin memposting jadwal manggungnya Elly.

Diharapkan, Waroeng ATM, wadahnya artis law as, selalu menampilkan artis-artis lawas tersebut tetap eksis, menampilkan suara-suara merdu seperti dulu.

“Jadi, terima kasih juga pada Pak Tamim yang mengangkat harkat para artis, seniman dan seniwati Indonesia,” tuturnya.

Elly yang pertama kali melemparkan album perdana, lagu-lagu Minang, Sumatera Barat tepat pada tahun 1960. Dari album pertama hingga kini dirinya tetap konsisten menyanyikan lagu-lagu Minang, seperti lagu, Ayam Den Lapeh, Semalam Di Bukittinggi, Badindin, Si Nona dan banyak lagi.

Yang jelas, dalam menjalani profesi, dirinya mengaku mengalir saja dan kebetulan orang senang dengan lagu-lagu tersebut. Tidak heran, diusia yang tidak muda lagi, Elly mengaku sampai saat ini diundang show kedaerah seperti Medan, Batam, seputaran Sumbar dan daerah lainnya.

“Selagi sehat, kenapa tidak. Diundang kemana-mana, capek juga ya. Sudah umur, he he,”katanya.

Tampil perdana di Waroeng ATM menjadi berkah bagi Elly, karena bisa bertemu dengan teman-teman sesama artis dieranya. Selain itu dia mendoakan penggemarnya dimana pun berada, selalu dalam keadaan sehat, dilimpahkan rahmat oleh Allah dan bisa dipertemukan di lain kesempatan.

“Harapan saya, Waroeng ATM kedepannya bisa semarak. Bisa menampilkan artis-artis yang muda,  supaya mereka (artis muda) merasa dianggap sebagai legenda-legenda Indonesia,” tambahnya.

Selain itu, dia juga berharap, pemerintah memperhatikan artis- artis senior lagi sakit atau kurang mampu untuk membantu kehidupan mereka. Hal ini berbeda dengan pemerintah Malaysia, dimana artis legenda yang sudah sepuh terjamin kesehatannya, dapat tambahan honor bulanan.

Saat disinggung tentang situasi politik pasca Pilpres 2019, Elly hanya berharap, semuanya mengedepankan kedamaian, walaupun berbeda suku, berlainan agama tetap mempertahankan NKRI.

“Jadi yang penting damai. Nggak demo-demoan, tidak terjadi bentrokan dan kerusuhan sesama anak bangsa. Semuanya bersatu,” pungkas Elly.

Elly bersama penyair Taufik Ismail. Foto : LN/Zack

Sementara itu, penyair Taufik Ismail mengatakan, acara yang diselenggarakan oleh Woroeng ATM seperti menampilkan penyanyi-penyanyi legenda itu positif sekali dan bagus. Termasuk penampilan Elly Kasim dengan lagu-lagu Minangnya.

“Bagus. Saya berharap lahir generasi selanjutnya,” ujar Taufik pada Liranews singkat.

Akhmad Tamim juga mengaku merasa bangga menyaksikan penampilan Elly diusianya ke 75, masih tetap eksis bernyanyi. Kesan warna daerah ini memang jarang terdengar. Artinya, sebagian artis terkenal mengabaikan lagu-lagu asal daerah.

Lagu-lagu Minang tidak ditinggal oleh penggemar, masyarakat. Elly sepengetahuan Tamim tidak khawatir penggemar hanya orang Minang. Penampilan Elly luar biasa dalam membawakan identitas kedaerahan.

Amino masyarakat luar biasa dan ini suatu bukti lagu-lagu daerah yang tersebar diseantero indonesia memiliki pangsa pasar tersendiri. Yang jelas, Waroeng ATM  menampilkan musik khas nusantara, biar lebih berwarna.

“Terbukti malam ini  Minang pindah kesini (Waroeng ATM). Itu luar biasa, ” ungkapnya.

Untuk diketahui, pada Sabtu (5/10/2019) mendatang, Waroeng ATM akan menghadirkan Tribute Deddy Dores. Menampilkan lady-lady rocker asal Bandung seperti Lady Apisa dan kawan-kawan. Lagu-lagu karya Deddy semuanya hits, melegenda, seperti yang dinyanyikan oleh Nike Ardila hingga penyanyi Malaysia.

“Saya memberikan ruang dan waktu. Memberikan apresiasi pada almarhum Deddy Dores,” ujar Tamim.

Reporter: Abuzakir Ahmad

Mon Sep 30 , 2019
Jambi, LiraNews – Hoax = fitnah, kalau itu : percaya berarti kebodohan kita sendiri, oleh karena itu setiap tindakan harus ditela’ah kebenaran dan kea2kuratan isu, berita maupun kabar berasal dari siapa dan dari mana asalnya. Hoax telah memakan korban dan bisa terjadi dimana mana, kenapa masyarakat kita lagi lagi mau […]