Fadel Muhammad Ungkap 4 Prioritas Utama Hadapi New Normal

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad menyatakan, ada 4 hal yang sangat utama dalam menghadapi New Normal.

“Yang pertama adalah psikologi, jadi kita ini disuruh pakai masker, cuci tangan, menjaga kebersihan setiap saat. saya kira itu yang harus ada. Jadi kalau kita jaga seperti ini maka menurut saya kita akan terus merasa diri survive. maka jiwa kita pun akan kita hadapi dengan baik,” kata Fadel kepada para awak media di Media Center DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (6/7/2020).

Faktor kedua, lanjut Fadel, adalah kesehatan.

“Saya kira sekarang tanpa sadar sangat terbiasa dengan meningkatkan kesehatan tubuh kita. saya perhatikan di klinik-klinik, vitamin-vitamin semua orang-orang rajin tambah olahraga, jadi kesehatan jadi faktor yang sangat utama yang saat ini terlihat dalam menghadapi New Normal,” jelas politisi Partai Golkar ini.

Yang ketiga, sebut Fadel, adalah teknologi.

“Kita semua tahu perkembangan teknologi saat ini. Misalnya saya datang ke suatu gedung, itu orang yang Sholat Jumat penuh sekali, di kantor naik lift semuanya penuh, sekarang dengan adanya wabah corona, semua bekerja di rumah dan saya tanya pada waktu pertemuan Warta Ekonomi dengan beberapa CEO, mereka mengatakan tidak ada masalah, semua kita bekerja di rumah dan produktivitas baik,” ungkapnya.

Fadel menerangkan, saat ini orang mengukur gaji seseorang tidak lagi kehadiran.

“Sekarang orang mengukur gaji seseorang itu tidak dengan kehadiran dan jam kerja tapi dari produktivitas dan inovasi yang diperoleh. Di Prancis dan AS semua bergeser. Dan saat ini teknologi pun sudah banyak yang berkembang macam-macam, seperti Zoom, Skype, dan sebagainya,” tukasnya.

Yang keempat, tambah Fadel adalah pendanaan.

“Pendanaan ini, tentunya kalau biaya pribadi kita bisa hemat di rumah, listrik naik dan sebagainya. Kami ingin mengusulkan kalau bisa bunga Bank untuk UMKM diturunkan,” tandasnya.

Fadel mengaku, sewaktu dirinya masih menjabat Ketua Komisi XI DPR RI, dirinya mengusulkan, bunga Bank dari 22 persen turun menjadi 11 persen.

“Saya bicara dengan Menteri Keuangan (Menkeu) kita keluarkan subsidi Rp16,8 triliun saat itu untuk bunga Bank 22 persen turun 11 persen dan sekarang tinggal 7 persen pelaksanaan terbesar yaitu BRI,” tuturnya.

“Nah sekarang saya melihat keadaan sekarang ini, saya berpikir seharusnya bunga Bank sekarang turun kepada UMKM dan sebagainya sebesar 1 persen saja,” sambungnya.

Masalah berikutnya, ungkap Fadel, adalah deposito. Masyarakat yang punya uang di Bank tidak mau menurunkan depositonya, tetap saja deposito katakanlah 5 persen atau 6 persen.

“Perbedaan atau difference yang ada ini harusnya pemerintah yang berani memberikannya. Jadi pemerintah yang mensubsidi perbedaan tadi, tanpa ini tidak akan liquid. Kalau ekonomi tidak liquid maka kita akan kesulitan,” jelasnya.

Lebih lanjut Fadel berpendapat, saat ini hampir semua pengusaha menengah kecil dalam keadaan sulit dan tidak liquid.

“Tanpa adanya keberanian dari Pemerintah maka tidak akan pernah liquid dan kalau ini tidak liquid maka pasti PHK lebih besar dan keadaan lebih rusak lagi,” pungkas senator asal Dapil Gorontalo ini. LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60