Firman Soebagyo: Golkar Tolak RUU HIP Masuk Prolegnas 2021

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Fraksi Partai Golkar (F-Golkar) DPR RI menolak tegas RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) dimasukan kembali dalam datar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2021.

“Fraksi Golkar meminta agar RUU HIP tidak masuk dalam prolegnas prioritas 2021,” kata anggota F-Golkar DPR RI Firman Soebagyo, Sabtu (21/11/2020).

Firman menyampaikan, daripada memasukan kembali RUU HIP sudah pernah membuat gejolak serta silang pendapat pro dan kontra di masyarakat seperti kejadian beberapa waktu lalu terkait RUU HIP itu, alangkah baiknya DPR RI dan Pemerintah fokus ke masalah penanganan pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi akibat dampak Covid menyebabkan merosotnya terhadap perekonomian nasional.

“Selain menghadapi pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional, Firman melanjutkan, sebentar lagi rakyat Indonesia ini akan melaksanakan satu event penting yakni pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang dan DPR RI sendiri akan membahas RUU Pemilu menjadi inisatif DPR RI,” jelasnya.

Karena itu, Firman selaku Ketua Poksi (Kapoksi) Baleg F-Golkar DPR RI menegaskan, jika RUU HIP tetap dimasukan ke dalam Prolegnas kembali maka dengan tegas Fraksi Golkar akan menolak.

“RUU HIP sudah menjadi isu kontoversial di masyarakat selama ini dan belum dianggap urgent untuk diundangkan.
Oleh karena itu F-Golkar tegas untuk menolak RUU HIP dimasukan di prolegnas prioritas demi kepentingan keamanan bersama, bila subtansinya masih seperti diusulkan oleh pengusul seperti yang lalu,” tegas anggota Komisi IV DPR RI ini.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani menerima konsep Rancangan Undang-Undang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (RUU BPIP) dari Pemerintah.

Setelah pertemuan dengan Menteri Koordinator, Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, Puan mengatakan, RUU tersebut berbeda dengan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60