Gelapkan Uang Untuk Beli Shabu, Lukman Tewas Dikeroyok Temannya

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Jakarta, LiraNews – Diduga menggelapkan uang untuk membeli shabu sebesar Rp100.000 Muhamad Lukman Hakim alias Kuting tewas dikeroyok oleh empat orang temannya.

Menurut Kasatreskrim Polres Jakarta Utara Kompol Achmad Imam Rifai, korban tewas dengan luka parah dibagian kepala.

“Korban tewas dengan luka parah karena dikeroyok,” kata Rifai kepada wartawan di Mapolsek Koja, Selasa (8/10/2019).

Rifai menuturkan, peristiwa bermula ketika tersangka Muhamaf Restu Ramadhan alias Jepang menyerangkan uang hasil patungan Rp100.000 kepada korban untuk dibelikan shabu.

“Rupanya, uang itu tidak dbelikan shabu oleh korban,” jelasnya.

Rifai mengungkapkan, tersangka Tatang Sulaeman, Udil Cepti bin Mansur dan Anwar alias Acong yang sedang pesta miras bersama korban di Jalan H Daul Rt005/08, Kelurahan Rawa Badan Selatan, Koja, Jakarta Utara, pada Jumat (4/10) dinihari lalu.

“Tiga tersangka lalu mengajak korban untuk menemui tersangka Muhamad Restu Ramadhan alias Jepang. Namun, korban ketika ditanya malah marah-marah,” ungkapnya.

Mantan Kapolsek Tambora ini mengatakan, para pelaku yang kesal atas tingkah laku korban lalu melakukan pengeroyokan dengan menggunakan kayu dan batu conblok.

“Para pelaku mengeroyok korban ada yang menggunakan kayu dan batu conblok. Korban tewas karena luka parah dibagian kepala akibat hantaman batu dan kayu,” ungkapnya.

Petugas Polsek Koja yang menerima laporan lalu melakukan penyelidikan, dan meringkus pelaku Tatang Suleman bin Casudi, Muhamad Restu Ramadan alias Jepang dan Udil Cepti bin Mansur.

“Kami masih memburu Anwar alias Acong,” tutup Rifai.

Dari tangan para pelaku petugas menyita barang bukti berupa 1 buah sepeda motor Yamah Vega ZR Nopol 6394 TYX, satu buah balok kayu, satu buah batu conblok, satu buah kaos warna merah milik korban dan satu buah celana warna merah biru milik korban.

Akibatnya, para pelaku dijerat Pasal 338 KUHP sub Pasal Pasal 170 KUHP tentang pembunuhan dan pengeroyokan dengan ancaman hukunan penjara 15 tahun. LN-RON

Tue Oct 8 , 2019
Lebak, LiraNews – Tugas pokok Batalyon Mandala Yudha Kostrad, selain melaksanakan latihan pertempuran dapat juga melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial sesuai dengan 5 kemampuan teritorial yang ada. Batalyon Mandala Yudha dengan kegiatan komsosnya ke masyarakat melalui anjangsana kerumah-rumah masyarakat ternyata banyak rumah-rumah di wilayah satuan tidak memiliki air akibat kekeringan dimusim […]