Geng OB Vs Geng FRT Kocar Kacir di Jembatan Suramadu

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Tidak adanya kegiatan positif di masa pandemi untuk anak anak sekolah membuat pelajar di Surabaya banyak berbuat negatif.

Misalanya semalam dua geng kawasan Surabaya Utara yakni geng Official Brebet ( OB ) dan geng Forum Rakyat Tengah ( FRT ) melakukan janjian untuk tawuran di Jalan Kapas Madya A Surabaya, Minggu (30/5/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.

Beruntung Keduq geng tersebut belum sempat saling pukul atau bacok, karena aparat polisi serse yang melakukan patroli memergoki kedua geng tersebut yang sudah berhadapan.

Polisi berhasil menangkap DAN, ANT dan RNT kesemuanya berumur(16), pelajar SMP kelas 3 asal Jalan Rangkah Gang VII, Surabaya ini harus diamankan polisi lantaran terlibat tawuran antar geng serta kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai.

Kapolsek Tambaksari Kompol M Akhyar mengungkapkan, mulanya Geng Official Brebet menerima ajakan tawuran di Jalan Raya Kapas Madya Gang I-A Surabaya, Minggu (30/5/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.

“Selanjutnya geng tersangka datang ke tempat yang sudah ditentukan. Setelah sampai ternyata sudah ditunggu oleh Geng FRT. Akhirnya kedua geng saling melempar batu,” ungkap Kompol Akhyar saat dikonfirmasi Selasa (1/6/2021) siang.

Saat tawuran itu, tak lama berselang datang sejumlah polisi berpakaian preman, yang membuat kedua geng kocar-kacir. Diketahui, saat itu tersangka kabur mengendarai sepeda motor dan berboncengan tiga bersama temannya AND dan RNT.

“Mereka akhirnya berhasil tertangkap di Jembatan Suramadu dan selanjutnya tersangka beserta barang buktinya dibawa ke Polsek Tambaksari Surabaya,” beber Akhyar.

Dari peristiwa tersebut, tersangka terpaksa mendekam di sel tahanan anak dan dijerat pasal 12/51 UU darurat. Sementara dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis samurai. LN-TIM

banner 300x250

Related posts

banner 468x60